Logo JawaPos
Author avatar - Image
13 Januari 2026, 08.27 WIB

Lagi di Medan? Ini 5 Kuliner Tionghoa Peranakan yang Dicari Saat Imlek

Ilustrasi kuliner Tionghoa peranakan yang dicari saat Imlek

JawaPos.com - Perayaan Tahun Baru Imlek di Medan selalu menghadirkan suasana khas yang penuh warna.

Selain dekorasi merah dan emas yang menghiasi sudut kota, satu hal yang tak pernah terlewatkan adalah tradisi kuliner.

Bagi masyarakat Tionghoa Peranakan, makanan bukan sekadar pengisi perut, melainkan simbol doa, harapan, dan keberuntungan di tahun yang baru.

Kota Medan dikenal luas sebagai salah satu pusat kuliner terbaik di Indonesia. Saat Imlek tiba, sejumlah tempat makan Tionghoa Peranakan justru semakin ramai diburu.

Mulai dari sajian mi panjang umur, kwetiau simbol kelimpahan, hingga dimsum yang identik dengan kebersamaan keluarga.

Berikut ini lima kuliner Tionghoa Peranakan di Medan yang paling banyak dicari dan kerap menjadi tujuan wajib saat perayaan Imlek dilansir dari Google Maps.

1. Bakmi Hock Seng — Mi Panjang Umur Favorit Warga Medan

Bakmi Hock Seng telah lama menjadi ikon kuliner Tionghoa Peranakan di Medan. Sajian bakmi di tempat ini dikenal dengan tekstur mi yang kenyal, tidak mudah putus, serta racikan bumbu sederhana namun kaya rasa.

Saat Imlek, bakmi menjadi simbol panjang umur dan kehidupan yang berkelanjutan. Tak heran jika banyak keluarga memilih menyantap bakmi Hock Seng sebagai bagian dari tradisi menyambut tahun baru.

Meski tampilan menunya terlihat sederhana, cita rasa yang konsisten membuat tempat ini selalu dipadati pelanggan setia.

2. Kwetiau Ateng — Aroma Wok Hei yang Menggoda

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore