Logo JawaPos
Author avatar - Image
04 Februari 2026, 00.05 WIB

5 Kuliner Kaki Lima Ikonik yang Rela Bikin Antre Panjang di Bandung

kuliner kaki lima legendaris Bandung (freepik) - Image

kuliner kaki lima legendaris Bandung (freepik)

JawaPos.com — Bandung tak pernah kehabisan cerita soal rasa. Julukan Paris van Java bukan hanya merujuk pada keindahan kota dan kesejukan udaranya, tetapi juga pada kekayaan kuliner yang lahir dari persilangan budaya Sunda dan Tionghoa selama ratusan tahun. 

Di kota ini, makanan bukan sekadar pengisi perut, melainkan bagian dari identitas. Tak heran jika pemandangan antrean panjang sejak pagi hari menjadi hal lumrah. 

Warga lokal maupun wisatawan rela menunggu hingga satu jam demi seporsi hidangan kaki lima yang dianggap “juara”. 

Dari bubur ayam legendaris hingga mi yamin manis yang menghangatkan, berikut lima kuliner ikonik Bandung yang kerap disebut sebagai pilar gastronomi jalanan Kota Kembang, dilansir dari kanal YouTube 10 BEST ID. 

1.Bubur Ayam Ihsan, Ritual Pagi Warga Bandung

Di Jalan Banceuy, tak jauh dari kawasan bersejarah Braga, berdiri Bubur Ayam Ihsan yang kerap ludes sebelum pukul 09.00 WIB. 

Warung sederhana ini telah menjelma menjadi institusi sarapan bagi warga Bandung.

Bubur Ihsan mewakili gaya bubur khas Bandung yang berbeda dari daerah lain. 

Tak ada kuah kuning kental. Rasa gurihnya berasal dari perpaduan kecap asin, merica, dan kaldu bening yang sudah menyatu dengan nasi. Teksturnya kental, lembut, dan mengenyangkan.

Keistimewaan bubur ini terletak pada inovasi tekstur pelengkapnya. 

Selain kerupuk, Bubur Ihsan menyajikan dua jenis cakwe, cakwe basah yang kenyal dan cakwe kering yang digoreng hingga renyah seperti kerupuk. 

Cakwe kering ini menjadi solusi atas masalah klasik bubur, yakni topping yang cepat lembek.

Dengan penjualan ratusan porsi hanya dalam waktu empat jam, Bubur Ihsan membuktikan bahwa spesialisasi menu dan kecepatan layanan menjadi kunci keberhasilan kuliner kaki lima Bandung.

2. Lontong Cibadak, Warisan Rasa Oncom yang Bertahan

Jalan Cibadak dikenal sebagai surga kuliner malam. 

Namun di pagi hari, kawasan ini dikuasai oleh Lontong Cibadak, sajian sarapan khas Sunda yang sarat nilai tradisi.

Ciri utama lontong ini adalah kuah sambal oncom merah. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore