
Ilustrasi ramadhan
JawaPos.com–Bulan Suci Ramadhan kerap menjadi tantangan bagi industri perhotelan. Di periode ini, tingkat okupansi kamar umumnya mengalami penurunan karena masyarakat lebih memilih berbuka puasa dan berkumpul bersama keluarga di rumah.
Kondisi tersebut mendorong hotel untuk memutar otak mencari strategi agar pendapatan tetap terjaga. Menjawab tantangan itu, The Margo Hotel Depok menghadirkan program kuliner bertajuk 1001 Flavors Ramadan Buffet mengusung konsep pengalaman berbuka puasa dengan lebih dari 100 varian menu terinspirasi dari kisah 1001 Malam.
Public Relations Manager The Margo Hotel Dhini Harsono mengatakan, restoran hotel menjadi salah satu strategi utama untuk menggenjot revenue selama Ramadhan, di tengah tren penurunan okupansi kamar. ”Iya (tren tamu menginap selama Ramadhan menurun). Kami menghadirkan strategi lewat restoran,” ujar Dhini.
Melalui program ini, pengunjung dapat menikmati lebih dari 100 sajian menu yang memadukan kekayaan kuliner Nusantara, Timur Tengah, Asia, hingga Western. Konsep ini dirancang bukan hanya sebagai sajian berbuka, tetapi untuk menghadirkan pengalaman dan momen kebersamaan.
”Kami ingin tamu tidak hanya datang untuk makan, tapi juga menciptakan momen. Ada pengalaman, ada cerita. Bisa menikmati beragam menu, ngobrol, sampai berfoto. Jadi bukan sekadar dining, tapi experience,” kata Dhini Harsono.
Lewat restorannya, The Margo Hotel menargetkan jumlah pengunjung selama Ramadhan tahun ini mencapai 10.000 pax, meningkat dari capaian tahun lalu yang mencapai 8.600 pax. Harga paket berbuka puasa ditawarkan bervariasi dengan penawaran khusus bagi pemesanan dalam jumlah besar.
”Target kami tentu full seat setiap hari. Tahun lalu hampir 8.600 pax, tahun ini kami optimistis bisa tembus 10.000 bahkan lebih. Untuk harga mulai Rp325.000 dan untuk grup besar tentu bisa kami negosiasikan,” jelas Dhini.
Selain ragam menu, pihak hotel juga menghadirkan konsep live cooking dengan sajian berbeda setiap hari, sehingga pengunjung mendapat pengalaman baru meski datang lebih dari sekali.
”Setiap hari live cooking-nya berbeda, jadi ambience dan menunya juga berubah. Kami ingin pengunjung selalu merasakan suasana yang baru,” tutur Dhini Harsono.
Strategi ini terbukti efektif. Pada pekan pertama Ramadhan, tingkat okupansi kamar bahkan menembus 97 persen, didorong konsep hotel ramah keluarga dan terintegrasi dengan pusat perbelanjaan.
”Kami ingin The Margo Hotel menjadi one stop destination untuk keluarga. Mau staycation, makan, dan belanja, semuanya ada di satu tempat,” ucap Dhini.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
