
Ilustrasi presentasi di kantor (Pexels)
JawaPos.com - Menjadi karyawan yang bekerja di kantor mungkin merupakan impian bagi sebagian orang. Terutama bagi fresh graduate, bekerja di perusahaan sebagai karyawan adalah hal yang diimpikan setelah lulus.
Sebagai seorang karyawan, kamu tentu ingin melakukan usaha terbaik dalam segala pekerjaan kamu. Mulai dari hasil pekerjaan yang dilakukan sepenuh hati, membangun relasi yang baik dengan orang lain dan masih banyak lagi.
Salah satu aspek yang bisa menjadi tanda bahwa kamu melaksanakan usaha dengan maksimal sebagai pekerja adalah bagaimana kamu presentasi. Tidak lagi seperti presentasi di sekolah maupun kampus, presentasi di kantor merupakan sesuatu yang harus dilakukan secara profesional.
Mulai dari menyiapkan bahan presentasi tanpa ada yang terlupa, mengenakan baju terbaik sampai menyesuaikan bahasa tubuh dengan suasana. Hal ini diperlukan guna impresi yang baik pada atasan atau klien yang menyaksikan presentasi kamu.
Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menujang presentais menjadi lebih baik. Dipetik dari Prezi dan Preply, berikut ini merupakan 5 bahasa tubuh yang bisa kamu pertahankan saat presentasi di kantor:
Kontak Mata dengan Audiens
Bahasa tubuh pertama yang bisa kamu pertahankan saat presentasi di kantor adalah kontak mata dengan audiens. Ketika kamu melakukan presentasi pastikan kamu mempertahankan kontak mata yang stabil dengan audience kamu.
Kontak mata yang intens dengan berbagai audiens termasuk atasan atau rekan dari perusahaan lain menunjukkan bahwa kamu membangun rasa percaya dan juga lebih terhubung dengan mereka.
Melakukan kontak mata juga membuat kamu terkesan lebih berani dan juga kuat dalam menyampaikan argumen dalam presentasi. Dengan percaya diri kontak mata juga bisa menjadi tanda bahwa kamu menguasai dan tahu betul akan materi yang kamu presentasikan pada hari itu.
Punggung Tegak Berdiri
Bahasa tubuh kedua yang bisa mempertahankan ketika presentasi di kantor adalah dengan punggung tegak berdiri. Ketika kamu melaksanakan presentasi pastikan untuk tidak membungkuk atau pun postur tubuh yang terlalu santai seperti bersandar pada papan atau bahkan meja.
Ingat untuk selalu tegak berdiri dan menunjukkan postur yang solid dihadapan para audience. Selain meningkatkan kepercayaan diri hal ini juga bisa menjadi tanda bahwa kamu serius dan profesional dalam pekerjaan kamu.
Dengan postur tubuh yang sempurna audience juga akan lebih yakin akan kemampuan kamu membawakan materi dalam presentasi tersebut. Sejarah mental kamu juga bisa lebih siap dan tidak gugup ketika kamu memiliki postur tubuh yang bagus.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
