Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 Oktober 2025, 02.18 WIB

Jika Anda Masih Melakukan 7 Hal Ini Setelah Pensiun, Anda Lebih Bahagia dari Kebanyakan Orang Seusiamu Menurut Psikologi

seseorang yang bahagia setelah pensiun (Freepik/EyeEm) - Image

seseorang yang bahagia setelah pensiun (Freepik/EyeEm)

JawaPos.com - Masa pensiun sering dianggap sebagai babak akhir perjalanan karier, waktu di mana seseorang akhirnya bisa beristirahat dari rutinitas pekerjaan yang menuntut.

Namun kenyataannya, banyak orang justru kehilangan arah setelah pensiun. Mereka merasa tidak lagi berguna, kehilangan identitas, bahkan diliputi rasa sepi.

Tapi di sisi lain, ada pula sekelompok orang yang tampak tetap bersinar, penuh semangat, dan justru terlihat lebih hidup dari sebelumnya. Apa rahasianya?

Menurut psikologi positif dan berbagai studi tentang kesejahteraan lansia, kebahagiaan setelah pensiun bukan datang dari harta atau status sosial, melainkan dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang menumbuhkan makna dan rasa hidup.

Dilansir dari Geediting pada Kamis (9/10), jika Anda masih melakukan tujuh hal berikut ini setelah pensiun, besar kemungkinan Anda termasuk dalam kelompok yang paling bahagia di usia senja.

1. Anda Masih Bangun dengan Tujuan Setiap Pagi

Banyak orang kehilangan semangat hidup begitu mereka tidak lagi “dibutuhkan” di tempat kerja. Namun orang yang bahagia setelah pensiun tetap memiliki sense of purpose.

Mereka mungkin tidak lagi mengejar target bisnis, tapi tetap punya alasan untuk bangun pagi: merawat tanaman, menulis buku, mengajar anak-anak sekitar, atau sekadar menyeduh kopi sambil bersyukur atas hari baru.

Psikolog Viktor Frankl pernah mengatakan, “Hidup menjadi tidak tertahankan bukan karena penderitaan, tetapi karena kehilangan makna.”

Orang yang bahagia setelah pensiun tahu bahwa makna hidup bisa hadir dalam bentuk sederhana—selama hati masih punya arah.

2. Anda Masih Menjaga Tubuh Tetap Bergerak

Kebahagiaan dan kesehatan memiliki hubungan dua arah. Penelitian di Harvard Health menunjukkan bahwa aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki, berkebun, atau yoga meningkatkan kadar endorfin dan menurunkan stres.

Mereka yang bahagia di usia pensiun bukan yang berdiam diri di rumah, tapi mereka yang tetap aktif, meski sekadar melangkah 5.000 langkah sehari.

Mereka sadar bahwa tubuh yang bugar adalah kunci untuk tetap menikmati hari-hari dengan ringan, tanpa keluhan yang berlebihan.

Karena sesungguhnya, kebahagiaan lebih mudah hadir saat tubuh ikut mendukung jiwa yang sehat.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore