Ilustrasi telur sebagai bahan makanan yang dihindari sebagian orang karena dianggap sebagai penyebab bisul (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Telur adalah salah satu sumber pangan bergizi tinggi yang banyak dikonsumsi masyarakat di seluruh dunia. Jenis telur yang paling umum dikonsumsi adalah telur ayam, telur bebek, telur puyuh dan dari jenis unggas lainnya.
Telur terdiri dari tiga bagian utama yaitu kulit (cangkang) sebagai pelindung, putih telur (albumen) yang kaya protein, serta kuning telur (yolk) yang mengandung lemak, vitamin, dan mineral penting bagi tubuh. Harganya yang murah tapi bernutrisi melimpah, menjadikan telur sebagai pilihan utama untuk disantap sehari-hari.
Dikutip dari Alodokter, manfaat dari telur antara lain adalah sumber protein bagi tubuh, membantu mengatur berat badan, mendukung kesehatan mata dan otak, memperkuat tulang serta menjaga kesehatan dan fungsi jantung agar tetap optimal.
Di samping beragam manfaatnya, sebagian orang masih enggan untuk mengonsumsi telur karena dianggap bisa menyebabkan bisul. Namun, apakah benar terlalu sering makan telur itu memicu terjadinya bisul? Mari simak penjelasan berikut.
Faktor Utama Penyebab Bisul
Bisul (furunkel) adalah benjolan berwarna kemerahan pada kulit yang berisi nanah dan sering menimbulkan rasa nyeri yang mengganggu. Bagian tubuh yang paling sering menjadi tempat munculnya bisul antara lain ketiak, bahu, bokong, dan paha. Dalam beberapa kasus, bisul juga bisa muncul di area kemaluan.
Bisul terjadi akibat infeksi bakteri Staphylococcus aureus pada folikel rambut. Infeksi ini bisa muncul ketika bakteri masuk melalui luka kecil di kulit, seperti goresan atau gigitan serangga. Beberapa faktor yang menyebabkan bisul yaitu kontak langsung dengan penderita, kurang menjaga kebersihan, iritasi kulit serta adanya penyakit kulit tertentu.
Penjelasan Ilmiah tentang Kaitan Telur dan Bisul
Bisul memang menjadi salah satu penyakit yang dihindari karena membuat bagian tubuh terasa nyeri serta mengganggu aktivitas. Sedangkan, kaitan telur dan bisul hanya sebatas mitos saja. Mengonsumsi terlalu banyak telur tidak akan menyebabkan bisul.
Namun, mengonsumsi telur dalam jumlah yang terlalu banyak dapat memicu terjadinya risiko alergi telur. Dikutip dari Halodoc, orang yang memiliki alergi telur dapat mengalami berbagai gejala seperti munculnya biduran, pembengkakan di beberapa area tubuh, rasa gatal pada mata serta keluarnya lendir dari hidung.
Reaksi gatal dari alergi ini yang menyebabkan seseorang untuk menggaruk. Kulit yang gatal dan digaruk berlebihan ini bisa saja terluka dan mengalami infeksi, sehingga muncul bisul.
Meskipun konsumsi telur tidak menyebabkan bisul, tetapi sebaiknya perlu dibatasi. Jika setelah mengonsumsi telur kamu mengalami bisul, segera periksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan yang sesuai.
Baca Juga: Mengenal Alien Hand Syndrome: Mengapa Tangan Bisa Bergerak Sendiri dan Apa Kaitannya dengan Kerusakan Otak?
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
