
Ilustrasi seorang remaja yang sedang berada di lorong sekolah, memegang buku. (Freepik)
JawaPos.com - Mimpi tentang masa-masa sekolah, seperti lonceng berbunyi, lupa ruang kelas, atau loker yang sulit dibuka, sangat sering dialami banyak orang. Meskipun sudah dewasa, terkadang pikiran kita masih menampilkan kembali adegan-adegan ujian mendadak di jam tiga pagi. Masa sekolah adalah tempat banyak emosi besar pertama kali berkembang, seperti tekanan, harapan, dan rasa memiliki.
Ketika kehidupan saat ini memunculkan perasaan yang serupa, pikiran kita akan memutar ulang adegan-adegan dari masa lalu tersebut. Seperti kata William Wordsworth, "Anak adalah ayah dari manusia dewasa," yang berarti diri kita yang dahulu tidak benar-benar hilang, tetapi hanya pindah ke kantor belakang. Mimpi di lorong sekolah mungkin merupakan memo penting dari diri Anda yang dulu. Melansir dari geediting.com Sabtu (18/10).
1. Anda Ingin Merasa Dilihat dan Diterima Kembali
Ingatkah suasana di kantin sekolah, saat Anda masuk dan semua meja terlihat sudah penuh sehingga sulit menemukan tempat duduk? Sebagian besar mimpi lorong sekolah membawa pertanyaan yang sama, yaitu "Di mana saya harus menyesuaikan diri?" Jika Anda sering bermimpi tentang kelompok pertemanan lama, mungkin anak batin Anda sedang mencari koneksi sejati saat ini.
Mulailah dengan hal-hal kecil, seperti mengatakan "ya" untuk ikut klub buku, meskipun Anda belum sempat membaca bukunya. Anak dalam mimpi itu tidak membutuhkan popularitas, tetapi ia hanya ingin tempat di mana ia bisa meletakkan "nampannya" dan menghela napas lega. Cobalah untuk menceritakan kisah yang sebenarnya kepada satu teman, alih-alih versi yang sudah dipoles.
2. Anda Menghakimi Diri Sendiri seperti Akan Ada Ujian Besok
Satu di antara mimpi klasik adalah ketika Anda terlambat, ujian sudah dimulai, dan mata pelajaran itu adalah geometri yang diajarkan dalam bahasa asing. Mimpi semacam ini bukan hanya tentang sekolah, tetapi tentang bagaimana Anda menilai diri sendiri dengan keras. Catatan dari anak batin Anda yang muncul dalam mimpi itu cukup lugas, yaitu "Santai saja, jangan terlalu keras pada diri sendiri."
Tanyakan pada diri Anda: siapa yang memberikan kriteria penilaian yang Anda gunakan pada diri sendiri belakangan ini. Jika itu adalah diri Anda di masa lalu, mungkin kriteria tersebut sudah kedaluwarsa dan perlu untuk diperbarui. Buatlah kriteria lulus atau gagal Anda sendiri untuk minggu ini.
3. Ada Sesuatu yang Belum Selesai dan Perlu Dilihat Lagi
Adegan berulang lainnya dalam mimpi adalah ketika Anda tidak dapat membuka loker, atau menyadari bahwa Anda melewatkan kelas sepanjang tahun ajaran. Anak batin Anda mungkin sedang melambaikan tangan tentang urusan yang belum selesai. Hal itu mungkin berupa permintaan maaf yang belum sempat disampaikan atau hasrat yang Anda tinggalkan.
Lakukan sesuatu yang simbolis bulan ini sebagai penutup atas hal tersebut. Anda mungkin menyukai pelajaran seni di masa lalu dan belum menyentuh kuas lagi. Kunjungi kampus lama dan berjalanlah mengelilingi area tersebut, bukan untuk bernostalgia, melainkan untuk memberi tahu diri sendiri bahwa Anda bisa pergi sekarang, dengan sengaja.
4. Anda Merindukan Sensasi "Pertama Kali", Bukan Eranya
Kita cenderung melupakan betapa banyak momen "pertama kali" yang terjadi di masa-masa sekolah tersebut. Misalnya, mobil pertama yang hampir tidak bisa berjalan, teman pertama yang terasa seperti saudara kandung, atau pidato yang sukses dan gagal tetapi Anda berhasil melewatinya. Otak mengingat sensasi gairah tersebut.
Ketika kehidupan terasa datar, otak akan memutar ulang siaran "Pertama Kali: Musim Pertama." Solusinya adalah memberi makan diri Anda saat ini dengan sesuatu yang baru, bukan mengejar masa lalu. Anak batin Anda tidak menginginkan mesin waktu, melainkan ingin melihat lampu-lampu kehidupan kembali menyala di masa kini.
5. Pikiran dan Tubuh Anda Meminta Lebih Banyak Permainan
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
