Ilustrasi tabungan pendidikan/freepik
JawaPos.com-Memberikan pendidikan terbaik untuk anak adalah impian setiap orang tua. Meskipun begitu, masih banyak orang tua yang belum menyadari pentingnya merencanakan pendidikan anak sedini mungkin.
Pendidikan bukan sekedar kebutuhan tetapi investasi jangka panjang untuk masa depan anak. Saat ini pendidikan menjadi faktor utama yang menentukan seseorang dalam bekerja. Maka orangtua, perlu mempertimbangkan sedini mungkin potensi anak serta menyiapkan biaya yang sesuai.
Seiring bertambahnya waktu, tingkat inflasi pendidikan terus bertambah menurut informasi dari laman mediakeuangan.kemenkeu.go.id tingkat inflasi pendidikan pada tahun 2024 mencapai angka 1,69%.kenaikan ini bisa menjadi tantangan terutama bagi orang tua yang mau menyekolahkan anak di sekolah yang berkualitas.
Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mulai merencanakan pendidikan anak sedini mungkin dengan perencanaan keuangan yang matang. Dengan cara ini, kebutuhan anak untuk bersekolah tetap bisa terpenuhi tanpa mengorbankan kondisi keuangan keluarga.
Mengutip dari laman /mediakeuangan.kemenkeu.go.id dan sahabat.pegadaian.co.id begini langkah-langkah menyiapkan rencana pendidikan anak sedini mungkin agar terhindar dari kesalahan pengelolaan finansial dan jeratan hutang untuk memenuhi biaya pendidikan.
Rencanakan pendidikan anak
Langkah pertama kali yang perlu dilakukan oleh orangtua adalah merencanakan setiap jenjang pendidikan anak dengan matang. Identifikasikan sejak dini dimana anak akan bersekolah, mulai dari TK, SD, SMP, SMA, sampai kuliah. Identifikasikan secara detail tentang lembaga pendidikan, meliputi profil lembaga pendidikan, biaya pendidikan, sumbangan, uang buku, serta biaya lain-lain yang mungkin ada. Selain itu, penting untuk menghitung inflasi pendidikan setiap tahunnya, karena biaya pendidikan cenderung naik dari waktu ke waktu. Cara ini bisa mempermudah anda saat memprediksi dan menyusun anggaran sesuai kemampuan finansial.
Membuat anggaran
Ketika data pendidikan sudah terkumpul, anda sudah bisa mulai menghitung total biaya yang dibutuhkan sampai anak menyelesaikan pendidikannya. Perhatikan juga perkiraan inflasi setiap tahun, agar rencana keuangan tidak melenceng. Anda juga bisa menyiapkan dana cadangan untuk mengantisipasi kenaikan biaya pendidikan. Serta berguna untuk menyisihkan dana yang perlu setiap bulannya agar target biaya pendidikan anak terpenuhi tepat waktu.
Pisahkan tabungan khusus pendidikan
Pisahkan pos tabungan pendidikan dengan tabungan yang lain. Tabungan pendidikan sifatnya investasi jangka panjang sehingga, tidak seharusnya tercampur dengan yang lain. Pemisahan pos tabungan ini dapat menurunkan risiko penggunaan dana pendidikan untuk kebutuhan lain.
Investasi
Selain membuat tabungan pendidikan, anda juga disarankan untuk berinvestasi, investasi bisa membantu anda mempercepat target dana pendidikan. Jika anda memilih anak bersekolah di negeri, mungkin biaya akan lebih ringan sehingga bisa fokus untuk biaya di perguruan tinggi. Namun jika tidak memilih di sekolah negeri,maka dibutuhkan lebih banyak dana. Investasi bisa menjadi cara efektif untuk biaya pendidikan. Emas dapat menjadi salah satu pilihan investasi pendidikan yang aman karena nilainya yang stabil dan meningkat setiap tahun.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
