Logo JawaPos
Author avatar - Image
27 Oktober 2025, 14.59 WIB

10 Kebiasaan Orang Kelas Menengah Bawah di Hotel yang Membuat Staf dan Tamu Lain Langsung Tahu Mereka Bukan Traveler Berpengalaman

Ilustrasi orang yang sedang menginap di hotel. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang sedang menginap di hotel. (Freepik)

JawaPos.Com - Ada momen yang sulit dilupakan ketika seseorang pertama kali menginap di hotel, apalagi jika selama ini lebih sering tidur di rumah kontrakan atau penginapan murah yang seadanya. 

Begitu masuk ke lobi dengan aroma khas, lampu gantung berkilauan, dan lantai marmer mengilap, rasa canggung itu tiba-tiba datang. 

Segala hal terasa baru, cara membuka pintu kamar dengan kartu magnetik, suara lembut staf yang menyapa “Selamat datang, Pak/Bu,” hingga bingung membedakan mana air minum gratis dan mana yang harus dibayar. 

Bagi sebagian orang, pengalaman menginap di hotel berbintang terasa seperti memasuki dunia lain: megah, teratur, dan sedikit membingungkan. 

Dan tanpa disadari, ada kebiasaan kecil yang langsung membuat staf hotel tahu, bahwa tamu ini belum sering bepergian, belum terbiasa dengan dunia perhotelan yang penuh etika dan kebiasaan halus.

Dilansir dari Geediting, inilah sepuluh kebiasaan orang kelas menengah bawah saat menginap di hotel.

1. Membawa Pulang Semua yang Ada di Kamar

Bagi sebagian tamu baru, semua benda di kamar hotel terasa seperti “oleh-oleh gratis”. Sampo, sabun, sikat gigi, hingga sendal hotel, semuanya masuk koper. 

Kadang sampai tisu dan botol air mineral pun ikut diborong. Padahal, beberapa barang seperti hanger, handuk, dan alat makan bukan untuk dibawa pulang. 

Traveler berpengalaman tahu mana yang gratis dan mana yang hanya untuk dipakai selama menginap. 

Tapi bagi tamu yang masih baru, rasanya semua itu seperti bonus liburan kecil yang sayang kalau tidak dimanfaatkan.

2. Panik Saat Melihat Banyak Tombol dan Peralatan di Kamar

Traveler pemula biasanya langsung kagum sekaligus bingung. Mereka menekan semua tombol di dinding, mencoba mengatur lampu, AC, dan bahkan memencet tombol “Service” tanpa tahu artinya. 

Ada juga yang memanggil resepsionis hanya untuk menanyakan cara menyalakan air panas di shower. Bagi staf hotel, pemandangan seperti ini sudah biasa. 

Mereka tahu siapa yang terbiasa tinggal di hotel dari cara tamu berinteraksi dengan peralatan di kamar.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore