
Ilustrasi efek samping dari penggunaan tretinoin (Freepik)
JawaPos.com - Semakin banyak orang yang tertarik menggunakan tretinoin karena manfaatnya yang terbukti dalam mengatasi jerawat, kulit kusam, dan tanda-penuaan. Namun, seperti halnya obat atau bahan aktif kuat lainnya, penggunaan tretinoin juga harus disertai pemahaman mengenai risiko efek samping yang mungkin muncul di kulit.
Menurut sumber dari Zalora, tretinoin memiliki daftar efek samping ringan hingga serius yang harus diperhatikan oleh pengguna skincare maupun pasien dermatologi. Sementara itu, Hello Sehat memastikan bahwa penggunaan tretinoin topikal memerlukan kewaspadaan, terutama mengenai iritasi kulit, sensitisasi terhadap sinar matahari, dan perubahan warna kulit sebagai respons terhadap penggunaannya.
Oleh sebab itu, sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan tretinoin entah untuk jerawat, bekas jerawat, atau anti-aging, penting untuk memahami efek samping berikut agar penggunaan menjadi lebih aman dan terkontrol.
Berikut 5 efek samping yang dapat ditimbulkan dari penggunaan tretinoin:
1. Kulit menjadi kering, kemerahan, atau terasa terbakar
Salah satu respons paling umum saat memulai penggunaan tretinoin adalah kulit yang terasa kering, muncul kemerahan, atau sensasi terbakar ringan di area aplikasi. Ini terjadi karena tretinoin mempercepat pergantian sel kulit dan mempercepat pengelupasan sel kulit mati. Sensasi terbakar, nyeri, gatal, atau iritasi adalah efek samping yang sering muncul bahkan dengan penggunaan yang benar.
2. Pengelupasan kulit dan flare-up jerawat sementara
Bagi sebagian orang, fase awal penggunaan tretinoin bisa diwarnai dengan “flare-up” atau pemburukan sementara pada jerawat, kemudian diikuti pengelupasan kulit yang lebih cepat dari biasanya. Kulit yang mengelupas, bersisik atau berubah teksturnya adalah bagian dari mekanisme kerja tretinoin, namun tetap memerlukan perhatian agar tidak berubah menjadi iritasi berat.
3. Peningkatan sensitivitas terhadap sinar matahari
Tretinoin membuat lapisan luar kulit menjadi lebih tipis dan aktivitas pergantian sel meningkat, sehingga kulit menjadi lebih rentan terhadap paparan sinar UV. Kondisi ini berarti Anda harus semakin rajin menggunakan tabir surya, memakai topi atau pelindung saat keluar rumah, dan menghindari sinar matahari langsung dalam durasi lama.
4. Perubahan warna kulit atau hiperpigmentasi/hipopigmentasi
Beberapa pengguna melaporkan bahwa setelah penggunaan tretinoin, area kulit yang diobati bisa menjadi lebih terang atau bahkan lebih gelap (hiperpigmentasi atau hipopigmentasi). Perubahan warna kulit adalah kemungkinan efek samping yang perlu diperhatikan dan dalam kasus tertentu, memerlukan koreksi dermatologis lebih lanjut.
5. Reaksi alergi atau iritasi berat, termasuk bengkak atau melepuh
Walau jarang, efek samping tretinoin bisa melampaui iritasi ringan dan menjadi reaksi kulit yang serius seperti bengkak, lepuh, atau kerak yang menyakitkan. Jika terjadi reaksi seperti gatal-gatal hebat, ruam yang menyebar, atau sensasi terbakar yang parah, maka pengguna harus segera menghentikan penggunaan dan konsultasi ke dokter.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
