
IN2MOTIONFEST 2025. (IST)
JawaPos.com – Cita-cita Indonesia sebagai pusat modest fashion dunia bukanlah hal yang muStahil. Industri modest fashion sendiri bisa dikatakan sudah sangat maju dan kuat di dalam negeri. Buktinya, beberapa karya desainer dan jenama lokal mampu mendominasi di dalam negeri. Bahkan dilirik panggung internasional.
Berbagai perhelatan mode pun digelar yang melibatkan para pelaku industri modest fashion, pihak swasta hingga pemerintah. Tak hanya di dalam negeri, para desainer dan jenama pun mulai eksis di panggung global.
Saat dihubungi JawaPos.com, Ketua Nasional Indonesia Fashion Chamber (IFC) Lenny Agustin, mengungkapkan, untuk bisa disebut sebagai pusat mode tentunya bukan hanya bicara event saja. Tapi bagaimana industri modest fashion Indonesia menginspirasi dunia, hingga menjadi pusat perdagangan.
Dikatakan Lenny, saat ini Indonesia telah diakui sebagai produsen dan pelaku industri modest fashion global yang patut diperhitungkan. Hal ini berdasarkan State of Global Islamic Economy Report (SGIE) 2024/2025, Indonesia menempati peringkat pertama dunia, dalam sektor modest fashion.
Padahal, pada 2021 Indonesia masih menduduki peringkat ke-3. Kini berhasil menempati posisi pertama pada 2025, mengungguli Malaysia, Italia, Turki, dan Singapura.
Perhelatan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026. (ist)
Lantas, apakah berarti modest fashion Indonesia sudah menjadi rujukan global? Diungkapkan Lenny, Indonesia masih belum bisa sepenuhnya menyaingi produk internasional. Terlebih saat ini, industri mode di Eropa hinga AS menggabungkan modest fashion dalam koleksi mereka. Bahkan menjadi tren.
Untuk itu, sisi kreativitas dalam menciptakan karya modest fashion harus selalu ditingkatkan. Apalagi potensi kreativitas ide, budaya, dan teknik produksi sesungguhnya bisa jadi kekuatan utama.
Namun, kreativitas bukanlah satu-satunya hal yang perlu ditingkatkan menuju Indonesia sebagai pusat modest fashion dunia. Masih ada beberapa hal yang tentunya juga perlu diperhatikan oleh pemerintah. Seperti Infrastruktur regulasi, logistik, dan biaya pengiriman ekspor yang masih menjadi hambatan bagi pelaku industri.
Selain itu, diungkapkan Lenny, banyak pelaku industri yang belum mampu melakukan produksi skala besar. Banyak brand masih berproduksi dalam skala kecil, custom, atau semi handmade, sehingga terkendala dalam efisiensi dan skala.
“Sehingga PR Indonesia msh banyak, dan memerlukan kerja sama yang solid dari seluruh pemangku industri ini,” ujar Lenny.
Event Modest Fashion
Event-event modest fahsion dalam negeri pun ramai diadakan sepanjang tahun. Seperti IN2MOTIONFEST yang digagas Bank Indonesia bersama Indonesian Fashion Chamber (IFC).
IN2MOTIONFEST konsisten mengedepankan gerakan kolektif, kolaborasi, dan sinergi berbagai pihak mulai dari Kementerian/Lembaga lintas sektor, pelaku usaha, asosiasi, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mencapai 1 (satu) visi bersama, menjadikan Indonesia pusat modest fashion dunia.
“Alhamdulillah, Indonesia is the largest modest fashion in the world. Melalui IN2MOTIONFEST kita wujudkan one vision, we will maintain Indonesia as the biggest modest fashion country,” papar Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo dalam perhelatan IN2MOTIONFEST 2025.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
