
Ilustrasi toko offline merek Kami. (IST)
JawaPos.com - Menjamurnya berbagai model busana sopan atau tertutup di Indonesia menjadi angin segar menuju visi besar Indonesia sebagai pusat modest fashion dunia. Hal ini diyakini dapat menarik wisatawan mancanegara untuk menjadikan Indonesia sebagai negara rujukan modest fashion dunia.
Istafiana Candarini, Pendiri brand modest fashion lokal Indonesia, Kami, mengatakan bahwa dengan semakin menjamurnya modest fashion di Nusantara itu menjadi langkah yang baik untuk mewujudkan mimpi besar jadi rujukan dunia.
"Itu baik banget sih kalau menurut aku. Karena, ya itu tadi ya, misalkan kita di Swiss gitu, jam tangan ya dari mulai yang murah sampai yang mahal banget itu ada di sana gitu. Tinggal si customer itu maunya yang mana," ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (16/10).
Baca Juga: JMFW 2026 ‘Essential Lab’, Perkuat Ekosistem Modest Fashion Indonesia dengan Karya Berdaya Saing Global
Dengan semakin beragamnya modest fashion di Indonesia dengan berbagai coraknya, ia meyakini bahwa dunia akan menjadikan negara ini sebagai rujukan saat hendak berbelanja busana sopan tersebut.
"Jadi emang menurut aku gak ada salahnya sih. Karena nantinya ya customer akan memutuskan yang sesuai dengan karakter dan buying powernya mereka tuh mereka mau belanja di mana gitu," tuturnya.
Bersamaan dengannya, perempuan yang akrab disapa Irin itu juga meyakini bahwa secara kualitas dan desain, modest fashion hasil tangan desainer Indonesia sudah sangat bisa bersaing di dunia internasional.
"Karena di kita tuh banyak banget genre baju muslim. Dari mulai yang modern, yang kontemporer, yang konservatif, yang incorporate, Indonesian culture juga ada. Jadi kalau misalkan secara keberagaman dan keunggulan sebagai sentra mode dunia tuh kita udah megang banget," paparnya.
Adapun di negara lain, modest fashion ini masih sangat terbatas pada desain yang kultural sesuai dengan negaranya masing-masing.
Bukan tanpa alasan, Irin menyebut sambutan dunia terhadap modest fashion hasil tangan desainer Indonesia sangat antusias. Hal itu terbukti saat modest fashion Indonesia dipamerkan di ajang fashion show dunia, termasuk di New York.
"Mereka semangat banget ngelihatnya karena ya itu tadi ya, segala genre ada. Waktu itu aku kan show barengan sama brand-brand yang berbeda karakter desainnya kan. Jadi ada yang nightgown, ada yang mainnya tuh, yang nightgown tadi tuh yang bordir-bordir dicampur sama batik. Terus ada juga yang kayak kami yang sangat urban stylenya. Terus ada juga yang baju sehari-hari tapi flowy-flowy, very feminine gitu ya, itu ada juga gitu," tuturnya.
"Jadi mereka kayak wow, this is actually very nice gitu," imbuhnya.
Dengan antusiasme dunia internasional terhadap produksi modest fashion Indonesia, Irin meyakini bahwa customer akan lebih percaya dan berpengaruh pada produksi.
"Customer kita pasti sangat excited ngelihat kancah kita di dunia internasional gitu, seberapa besar ataupun seberapa kecilnya itu," pungkasnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
