Logo JawaPos
Author avatar - Image
26 November 2025, 04.12 WIB

5 Risiko Berbahaya jika Salah Menggunakan Tusuk Gigi, Mulai dari Menyebabkan Jarak Gigi Renggang hingga Infeksi!

Ilustrasi tusuk gigi yang diletakkan dalam gelas kaca kecil (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Tusuk gigi adalah alat kecil dan tipis dengan ujung runcing yang biasanya terbuat dari kayu, bambu, atau plastik. Fungsinya untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang tersangkut di sela-sela gigi setelah makan. 

Tusuk gigi menjadi salah satu alat kebersihan mulut yang cukup sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, biasanya disediakan di restoran atau tempat makan. Cara menggunakannya yang sederhana menjadikan tusuk gigi sebagai pilihan praktis ketika tidak sempat atau tidak tersedia sikat gigi.

Risiko Berbahaya Akibat Penggunaan Tusuk Gigi

Di balik kegunaannya, penggunaan tusuk gigi yang terlalu sering dapat memberikan efek yang kurang baik bagi kesehatan gigi dan gusi. Dikutip dari Klik Dokter, terdapat beberapa risiko yang bisa muncul dari kebiasaan ini.

1. Menyebabkan Gigi Renggang

Sering membersihkan sisa makanan di sela gigi yang sama dapat menyebabkan celah antar gigi semakin melebar. Seiring waktu, jarak yang makin longgar ini membuat makanan lebih mudah tersangkut karena kerapatan gigi berkurang. Hal ini mengakibatkan kamu justru akan semakin sering menggunakan tusuk gigi untuk membersihkannya.

2. Mengubah Posisi Gusi

Risiko berikutnya yang tidak boleh dianggap remeh adalah tusuk gigi dapat mendorong gusi bergeser turun dari posisi normalnya. Jika kebiasaan ini terus berlangsung, gusi bisa mengalami resesi dan membuat sebagian akar gigi terdorong keluar.

3. Mengakibatkan Abrasi Gigi

Terlalu sering memakai tusuk gigi dapat menimbulkan abrasi gigi, yaitu kondisi ketika lapisan email atau dentin terkikis dan hilang. Akibatnya adalah gigi akan mudah merasakan ngilu saat minum sesuatu yang dingin. Jika abrasi berlangsung terus-menerus, gigi pun dapat menjadi semakin sensitif.

4. Menyebabkan Gusi Berdarah 

Penggunaan tusuk gigi juga dapat memicu perdarahan pada gusi dikarenakan ujung tusuk gigi yang runcing serta tekanan saat digunakan dapat melukai jaringan gusi. Selain itu, bentuk tusuk gigi yang tidak sesuai dengan anatomi gusi membuat area tersebut lebih mudah mengalami iritasi dan akhirnya berdarah.

5. Berisiko Memicu Infeksi di Sekitar Gigi

Meski terbungkus rapat, tusuk gigi yang berbahan kayu maupun plastik tidak selalu bersifat higienis. Produk yang beredar di pasaran umumnya tidak melalui proses sterilisasi, sehingga penggunaannya dapat meningkatkan risiko infeksi pada jaringan di sekitar gigi.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore