
ilustrasi pasir kucing organik di dalam kotak pasir kucing (Freepik)
JawaPos.com— Memelihara kucing atau anabul alias anak bulu, memerlukan penanganan khusus untuk membuang limbah atau kotorannya.
Oleh karena itu, pasir kucing dibutuhkan sebagai media sanitasi bagi kucing. Naluriah kucing untuk buang air kecil dan besar di tanah dan pasir yang bisa digali membuat kucing peliharaan membutuhkan pasir kucing.
Menggunakan pasir kucing juga menjadi solusi agar kucing tidak membuang hajat secara sembarangan. Selain itu, pasir kucing bukan pasir biasa sudah dibentuk sedemikian rupa agar tidak membuat ruangan dan rumah sang pemilik kucing bau.
Masalahnya, bagi pemilik kucing yang tidak memiliki lahan pasir kucing tidak bisa dibuang di lahan kosong.
Membuang sampah pasir kucing seperti membuang sampah pada umumnya juga penuh risiko karena pasir kucing telah mengandung kotoran yang membutuhkan penanganan khusus untuk mengolahnya.
Pasir Kucing Organik Ramah Lingkungan Bisa Jadi Alternatif
Kalau kamu butuh pasir kucing yang tidak membuatmu bingung dengan sampah pasir kucingnya, pasir kucing organik bisa jadi salah satu alternatifnya.
Dilansir dari laman Tippaws, pasir kucing organik merupakan pasir yang terbuat dari bahan alami yang dapat terurai. Misalnya kayu, kertas, jagung, hingga sabut kelapa.
Pasir kucing yang bukan terbuat dari bahan organik terbuat dari tanah liat yang telah dicampur dan diproses secara kimiawi atau disebut juga bentonite.
Dalam proses pembuatannya bentonite untuk pasir kucing sering menyebabkan kontroversi. Menurut laman Cats.com, proses pembuatan bentonite sebagai bahan dasar pasir kucing melalui penambangan yang dapat merusak alam dan lingkungan.
Selain itu dalam penggunaannya, pasir kucing yang bukan berbahan organik dari bentonite ini tidak dapat terurai secara alami. Sehingga saat dibuang hanya akan berakhir menjadi sampah dan berpotensi mencemari lingkungan.
Keunggulan Pasir Kucing Organik
Pasir kucing organik memiliki beberapa keunggulan dibanding pasir kucing yang terbuat dari tanah bentonite.
Pertama, ramah lingkungan. Telah dijelaskan sebelumnya bahwa pasir kucing terbuat dari bahan organik yang dapat terurai
Kedua, praktis. Karena bahannya mudah terurai, maka kandungan bahan organik membantu mempercepat proses uraian pasirnya. Sehingga bisa dibuang langsung ke toilet dengan disiram seperti menyiram kotoran pada umumnya. Pasir kucing organik juga dikenal dengan istilah pasir kucing flushable karena bisa dibuang dengan cara flush di toilet.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
