Logo JawaPos
Author avatar - Image
03 Desember 2025, 14.10 WIB

Tips Menjaga Kebersihan Diri Saat Dilanda Banjir: Hindari Risiko Penyakit Mulai dari Diare Sampai Demam Berdarah

Ilustrasi banjir. (freepik) - Image

Ilustrasi banjir. (freepik)

JawaPos.com-Banjir merupakan salah satu bencana yang menimbulkan dampak besar dan menghambat mobilitas masyarakat.

Banjir bandang dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai bangunan dan juga rumah warga.

Banjir juga membawa ancaman bagi kesehatan karena air banjir yang bercampur dengan sampah, virus, kuman, bakteri, bahan kimia, serta berbagai sumber penyakit lainnya..  

Korban banjir juga menjadi kelompok yang paling rentan terinfeksi berbagai penyakit. 

Saat kondisi hidup sehari-hari tidak layak, dan banjir terus terjadi berulang, risiko penyebaran penyakit menular seperti diare, DBD, leptospirosis, dan tifus menjadi semakin meningkat.

Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kualitas hidup dan kebersihan untuk korban banjir, agar mereka tidak mudah terkena penyakit menular. 

Berdasarkan informasi dari laman www.purnamalab.com dan rsud.bulelengkab.go.id, berikut tujuh hal yang perlu diperhatikan oleh korban  banjir untuk meminimalkan risiko penularan berbagai penyakit.

  1. Hindari kontak langsung dengan banjir

Saat banjir terjadi, sebaiknya anda menghindari melintas pada genangan air tanpa alas kaki. Gunakan sandal atau sepatu boot untuk melindungi kaki. Air banjir  biasanya bercampur dengan berbagai kotoran, sampah, zat kimia, penyakit, dan virus yang dapat menjadi sumber penyakit. 

  1. Cuci tangan pakai sabun secara rutin

Saat tangan dan kaki anda tidak sengaja terkontaminasi dengan banjir, sebaiknya segera mencuci tangan menggunakan sabun. Lakukan juga setelah kontak langsung dengan air banjir, setelah mandi, setelah buang air kecil, sesudah membersihkan rumah, serta sebelum menyiapkan makanan.

  1. Perhatikan kondisi pangan

Makanan adalah komponen yang paling penting dan harus dipenuhi saat bencana melanda. Namun, perlu untuk tetap dijaga. Jangan mengkonsumsi makanan yang terkena banjir atau yang kemasannya tidak tertutup rapat, masak makanan sampai matang, hindari konsumsi makanan dengan kemasan berkarat, dan selalu jaga kebersihan alat makan dengan mencuci peralatan dapur dengan sabun serta air mengalir.

  1. Lindungi luka dari banjir

Jaga agar luka selalu ada dalam keadaan tertutup. Banjir dapat memperparah infeksi luka. Luka yang terbuka dan terkena banjir dapat berpotensi menimbulkan penyakit tetanus dan bagi penderita diabetes, luka bisa semakin sulit sembuh. Jika luka terpapar banjir, segera bersihkan menggunakan cairan antiseptik..

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore