
Ilustrasi banjir. (freepik)
JawaPos.com-Banjir merupakan salah satu bencana yang menimbulkan dampak besar dan menghambat mobilitas masyarakat.
Banjir bandang dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai bangunan dan juga rumah warga.
Banjir juga membawa ancaman bagi kesehatan karena air banjir yang bercampur dengan sampah, virus, kuman, bakteri, bahan kimia, serta berbagai sumber penyakit lainnya..
Korban banjir juga menjadi kelompok yang paling rentan terinfeksi berbagai penyakit.
Saat kondisi hidup sehari-hari tidak layak, dan banjir terus terjadi berulang, risiko penyebaran penyakit menular seperti diare, DBD, leptospirosis, dan tifus menjadi semakin meningkat.
Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kualitas hidup dan kebersihan untuk korban banjir, agar mereka tidak mudah terkena penyakit menular.
Berdasarkan informasi dari laman www.purnamalab.com dan rsud.bulelengkab.go.id, berikut tujuh hal yang perlu diperhatikan oleh korban banjir untuk meminimalkan risiko penularan berbagai penyakit.
Hindari kontak langsung dengan banjir
Saat banjir terjadi, sebaiknya anda menghindari melintas pada genangan air tanpa alas kaki. Gunakan sandal atau sepatu boot untuk melindungi kaki. Air banjir biasanya bercampur dengan berbagai kotoran, sampah, zat kimia, penyakit, dan virus yang dapat menjadi sumber penyakit.
Cuci tangan pakai sabun secara rutin
Saat tangan dan kaki anda tidak sengaja terkontaminasi dengan banjir, sebaiknya segera mencuci tangan menggunakan sabun. Lakukan juga setelah kontak langsung dengan air banjir, setelah mandi, setelah buang air kecil, sesudah membersihkan rumah, serta sebelum menyiapkan makanan.
Perhatikan kondisi pangan
Makanan adalah komponen yang paling penting dan harus dipenuhi saat bencana melanda. Namun, perlu untuk tetap dijaga. Jangan mengkonsumsi makanan yang terkena banjir atau yang kemasannya tidak tertutup rapat, masak makanan sampai matang, hindari konsumsi makanan dengan kemasan berkarat, dan selalu jaga kebersihan alat makan dengan mencuci peralatan dapur dengan sabun serta air mengalir.
Lindungi luka dari banjir
Jaga agar luka selalu ada dalam keadaan tertutup. Banjir dapat memperparah infeksi luka. Luka yang terbuka dan terkena banjir dapat berpotensi menimbulkan penyakit tetanus dan bagi penderita diabetes, luka bisa semakin sulit sembuh. Jika luka terpapar banjir, segera bersihkan menggunakan cairan antiseptik..
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
