Logo JawaPos
Author avatar - Image
04 Desember 2025, 01.40 WIB

Isi Wajib Tas Siaga Bencana, Penolong di 72 Jam Pertama Saat Situasi Darurat

Ilustrasi tas siaga bencana/freepik

JawaPos.com-Bencana alam datang dan tidak akan pernah bisa diprediksi. Hidup di tengah daerah rawan bencana membuat anda harus selalu siaga untuk menyiapkan berbagai perlengkapan yang dapat membantu bertahan hidup.

72 jam atau tiga hari pertama setelah bencana adalah waktu paling kritis. Oleh karena itu, anda memerlukan dukungan perlengkapan dasar untuk menunjang keselamatan. 

Salah satunya melalui tas siaga bencana. Tas ini berfungsi sebagai persiapan awal agar anda tetap dapat bertahan di tengah kondisi kritis dan situasi yang bencana yang mencekam.

Biasanya tas siaga bencana ini dibuat dari bahan waterproof yang tahan air sehingga aman digunakan saat cuaca hujan ataupun terendam. 

Setiap anggota keluarga juga perlu memahami pentingnya memiliki tas ini, agar mereka dapat bertahan minimal 72 jam sebelum bantuan datang.

Saat bencana terjadi, dan anda sudah menyiapkan tas siaga bencana, setidaknya anda memiliki peluang lebih besar untuk menyelamatkan diri tanpa perlu kebingungan memilih barang apa saja yang harus dibawa.

Merangkum informasi dari laman  /bpbd.pangkalpinangkota.go.id dan /bpbd.bandungkab.go.id berikut delapan perlengkapan penting yang wajib ada di dalam setiap tas siaga bencana anda. 

  1. Dokumen penting

Dokumen adalah salah satu benda krusial yang harus disiapkan di dalam tas siaga bencana. Dokumen penting berguna untuk mengidentifikasi saat anda dan keluarga membutuhkan bantuan resmi. Selain itu, dokumen juga diperlukan untuk mengklaim kerusakan ataupun ganti rugi pasca bencana. Beberapa dokumen yang perlu anda persiapkan antara lain KTP, KK, BPJS, SIM, sertifikat, buku nikah, serta kontak darurat,

  1. Obat

Obat-obatan dan perlengkapan kesehatan juga merupakan kebutuhan utama untuk mencegah penyakit dan menangani luka saat bencana terjadi. Anda perlu mempersiapkan P3K untuk mengobati luka sesegera mungkin agar tidak terinfeksi, masker dan hand sanitizer juga penting untuk melindungi anda dari penyakit menular dan kondisi lingkungan yang tidak higienis selama masa evakuasi. Selain itu, obat-obatan pribadi seperti paracetamol, obat maag, obat asma, dan obat darah tinggi juga sangat esensial terutama saat anda berada di dalam situasi darurat bencana.

  1. Makanan instan

Makanan instan sangat berguna bagi anda untuk bertahan hidup dalam 72 jam pertama saat bencana terjadi. Sembari menunggu bantuan logistik, anda masih memiliki cadangan makanan dari emergency kit di dalam tas siaga bencana. Beberapa makanan yang wajib ada di dalam tas siaga bencana antara lain adalah mie instan, sarden, makanan fermentasi, air mineral, serta perlengkapan makan seperti sendok dan piring plastik.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore