Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 Desember 2025, 02.52 WIB

Natal Sudah Dekat! Ini Sejarah dan Makna Adanya Tradisi Perayaan Natal

Ilustrasi, seseorang yang sedang menghias pohon Natal. Freepik/ freepic.diller.

Jawapos.com- Perayaan Natal bagi masayarakat Kristiani yang diperingati setiap tanggal 25 Desember memiliki sejarah dan maknanya tersendiri.

Apakah Anda tahu sejak kapan perayaan Natal pertama dilaksanakan atau ada?

Simak penjelasan berikut dikutip (10/12) dari e-jurnal IAKN Manado dan website id.scribd.com.

Sejarah Singkat Perayaan Natal Masyarakat Kristiani

Perayaan Natal pertama ada sejak 25 Desember tahun 336 Sesudah Masehi (SM) pada kalender Romawi kuno.

Pada mulanya perayaan Natal dimaknai sebagai penyembahan berhala umat kristiani dalam rangka hari lahirnya Dewa Matahari dalam agama Romawi Kuno.

Maka, setiap 25 Desember kelahiran Yesus disimbolkan sebagai ‘Sang Matahari Kebenaran.’

Pada tahun 325 Masehi kepercayaan resmi agama Kristen dengan ‘Trinitas (Tuhan yang benar)’ sebagai perwujudan dewa tertinggi Romawi, yaitu Dewa Matahari diakui dan diputuskan bahwa setiap tanggal 25 Desember sebagai hari kelahiran Yesus.

Perayaan ini diambil dari kebiasaan masyarakat ‘orang kafir’ (bukan Kristen) dengan menyiapkan makanan khusus, menghiasi rumah dengan dedaunan, menyanyi, dan saling berbagi hadiah.

Kebiasaan tersebutlah yang pada akhirnya menjadi seperti tradisi masyarakat kristiani setiap 25 Desember dalam merayakan Natal.

Sejak tahun 1100 perayaan Natal telah menjadi perayaan keagamaan terpenting di wilayah Negara Eropa.

Makna Perayaan Natal Bagi Masyarakat Kristiani

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore