Logo JawaPos
Author avatar - Image
20 Desember 2025, 15.50 WIB

Menurut David Goggins, Singkirkan 7 Alasan Ini Jika Ingin Membangun Mental yang Tak Terkalahkan

Ilustrasi orang yang memiliki mental tak terkalahkan (freepik) - Image

Ilustrasi orang yang memiliki mental tak terkalahkan (freepik)

JawaPos.com - Di dunia pengembangan diri, sangat sedikit tokoh yang berbicara tentang ketangguhan mental seberani David Goggins.

Mantan Navy SEAL dan atlet ultra-endurance itu dikenal bukan hanya karena prestasi fisiknya yang ekstrem, tetapi juga karena pendiriannya yang teguh: jangan biarkan alasan mengendalikan hidup Anda.

Lachlan Brown, pendiri The Expert Editor, telah lama mempelajari pola pikir para tokoh inspirasional, dan Goggins adalah salah satu di antaranya.

Menurut Brown, kekuatan Goggins bukan hanya pada kemampuannya berlari ratusan kilometer atau menyelesaikan ribuan pull-up, tetapi pada cara ia menyingkirkan alasan-alasan kecil yang sering membuat banyak orang menyerah sebelum tantangan sebenarnya tiba.

Filosofi itu pula yang membuat Brown menulis ulang pemahaman tentang mentalitas sehari-hari.

Menurutnya, alasan terbesar yang menghambat manusia tidak selalu datang dari luar, tetapi dari percakapan batin yang diam-diam kita biarkan membatasi diri sendiri.

Dilansir dari The Expert Editor, berikut tujuh alasan paling umum yang menurut David Goggins harus dihilangkan—dan bagaimana Lachlan Brown memaknainya dalam kehidupan sehari-hari.

1. “Saya tidak merasa termotivasi”

Dalam hampir setiap wawancara, Goggins menegaskan bahwa motivasi adalah salah satu sumber energi yang paling tidak stabil.

Brown melihat pernyataan itu benar adanya. Motivasi bersifat musiman—muncul ketika suasana hati sedang baik, menghilang ketika hari terasa buruk.

Goggins selalu menekankan disiplin, bukan motivasi. Dan Brown sendiri pernah mengalami hal ini ketika ia masih menjadi penulis pemula.

Ia sering berkata bahwa ia akan menulis lebih banyak ketika inspirasi datang. Namun, inspirasi itu jarang hadir. Tulisan-tulisannya pun tersendat.

Saat ia memutuskan untuk membuat jadwal menulis harian, segalanya berubah. Ia tidak selalu ingin duduk dan mengetik, tetapi kebiasaan itulah yang menciptakan momentum. Momentum itu jauh lebih kuat daripada motivasi.

Seperti kata Goggins, Anda tidak butuh motivasi untuk memulai, Anda hanya perlu gerakan kecil. Disiplin akan menjaga Anda tetap bertahan jauh setelah motivasi menghilang.

2. “Saya tidak punya waktu”

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore