Logo JawaPos
Author avatar - Image
22 Desember 2025, 19.51 WIB

Budaya Konsumtif, Ini 8 Pengalaman Orang yang Boros saat Natal

Pengalaman orang yang boros dan konsumtif saat natal.

JawaPos.com – Natal kerap menjadi momen meningkatnya perilaku konsumtif yang membuat banyak orang tanpa sadar bersikap boros.

Dalam suasana Natal, dorongan konsumtif sering muncul lewat kebiasaan belanja berlebihan demi memenuhi ekspektasi sosial.

Fenomena boros saat Natal tidak lepas dari budaya konsumtif yang terus menguat di ruang keluarga dan publik.

Perayaan Natal sering dimaknai sebagai waktu memberi dan membeli, yang akhirnya mendorong pola konsumtif dan boros.

Dilansir dari geediting.com pada Senin (22/12), bahwa ada delapan pengalaman orang yang boros dan konsumtif saat natal.

  1. Tradisi belanja berlebihan saat perayaan

Beberapa keluarga merayakan hari besar dengan sangat meriah dan penuh kemewahan. Pohon hias menjulang tinggi, meja makan penuh hidangan, dan hadiah menumpuk menunggu dibuka.

Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan seperti ini menganggap perayaan besar adalah standar normal.

Keyakinan ini tertanam kuat dan terbawa hingga mereka dewasa dan mandiri secara finansial.

Mereka merasa harus menciptakan kembali perayaan megah setiap tahun meski berujung pada utang.

  1. Uang tidak dibahas secara terbuka

Banyak keluarga menganggap masalah keuangan adalah urusan orang dewasa semata. Anak-anak tidak dilibatkan dalam diskusi tentang biaya atau pengeluaran keluarga sehari-hari.

Perayaan terasa seperti keajaiban yang terjadi begitu saja tanpa ada konsekuensi finansial.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore