
Ilustrasi mengatur fengshui rumah tanpa renovasi. (Freepik)
JawaPos.com – Banyak orang menginginkan rumah yang nyaman dan penuh kebahagiaan, bukan hanya sebagai tempat berlindung, tetapi juga sebagai ruang penuh energi positif yang mendukung kehidupan sehari-hari.
Dalam fengshui, rumah bukan sekadar struktur bangunan, tetapi tempat di mana energi kehidupan (chi) mengalir dan mempengaruhi kesejahteraan emosional, relasi keluarga, serta keberuntungan pemiliknya.
Untuk menciptakan rumah yang bahagia, fengshui mengajarkan agar kita memperhatikan elemen energi kunci tertentu yang harus hadir dalam lingkungan rumah.
Melansir dari laman YourTango pada Selasa (20/01), menyebutkan rumah yang membawa kebahagiaan adalah rumah yang sadar akan energi setiap objek di dalamnya.
Benda atau dekorasi rumah bukan sekadar estetika, tetapi menciptakan suasana yang menenangkan, harmonis, dan memicu perasaan positif setiap kali melangkah masuk ke ruang tersebut.
Elemen pertama yang harus diperhatikan adalah energi objek yang ada di rumah. Dalam fengshui setiap benda atau dekorasi membawa frekuensi energi tertentu, baik itu positif maupun negatif.
Karya seni yang dipilih secara khusus dapat membawa energi positif jika ia memunculkan perasaan bahagia, nyaman, atau inspiratif saat dilihat.
Dalam fengshui menekankan pentingnya memperhatikan hasil karya seni yang dipajang di rumah.
Sebuah lukisan atau foto yang membuat anda tersenyum, merasa tenang, atau terinspirasi bisa menjadi energi pendorong kesejahteraan. Sebaliknya, karya yang menimbulkan perasaan tidak nyaman bisa memperlambat aliran energi positif di rumah.
Selain objek, cara energi mengalir di dalam rumah sangat menentukan suasana hati penghuni. Dalam fengshui, aliran chi yang lancar berarti tidak ada hambatan besar seperti furnitur yang menumpuk di tengah ruang atau area sempit yang membuat energi stagnan.
Rumah yang terlalu penuh atau tidak tertata rapi cenderung menciptakan energi yang tertahan, yang secara psikologis dapat membuat perasaan menjadi sesak, stres, atau kurang tenang.
Ruang terbuka, pencahayaan yang baik, serta ventilasi udara yang lancar diyakini membantu aliran energi yang lebih mengalir, sehingga memberi nuansa ringan dan tenang bagi penghuni.
Dalam fengshui, rumah dengan pencahayaan alami yang cukup dan sirkulasi udara lancar tidak hanya membawa energi chi positif, tetapi juga meningkatkan kesehatan mental penghuni karena akses cahaya matahari terbukti membantu produksi serotonin hormon yang berperan dalam suasana hati yang lebih baik.
Elemen energi yang ketiga adalah keseimbangan unsur alam seperti air, tanah, kayu, logam, dan api.
Fengshui klasik menyebutkan bahwa kelima unsur ini harus seimbang agar rumah menjadi ruang yang harmonis.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
