
seseorang yang membeli barang berlebihan. (Freepik/freepik)
JawaPos.com - Ada perbedaan mencolok antara orang kaya turun-temurun (old money) dan orang kaya baru (new money).
Perbedaannya bukan hanya soal jumlah kekayaan, tetapi soal mindset, rasa aman finansial, serta cara memandang status sosial.
Dalam psikologi sosial, ada konsep status signaling — dorongan untuk menunjukkan posisi sosial melalui simbol eksternal.
Orang kaya baru cenderung memiliki kebutuhan signaling yang lebih tinggi karena status mereka masih “baru” dan belum terinternalisasi sepenuhnya sebagai identitas diri.
Sementara itu, orang kaya turun-temurun biasanya memiliki rasa aman yang lebih stabil terhadap statusnya.
Dilansir dari Silicon Canals, terdapat 9 barang yang jarang (atau hampir tidak pernah) menjadi fokus orang kaya lama, tetapi sering dibeli oleh orang kaya baru.
1. Logo Mewah yang Terlalu Besar dan Mencolok
Orang kaya baru sering membeli barang dengan logo besar dari brand seperti:
Louis Vuitton
Gucci
Balenciaga
Logo besar berfungsi sebagai alat komunikasi sosial: “Saya mampu membeli ini.”
Sebaliknya, orang kaya turun-temurun lebih memilih desain minimalis tanpa logo mencolok. Bagi mereka, kualitas dan siluet lebih penting daripada pengakuan publik.
Psikologi di baliknya:
Orang kaya baru cenderung mengalami status anxiety (kecemasan status). Barang berlogo menjadi “tameng sosial” untuk mengurangi kecemasan tersebut.
2. Supercar yang Terlalu Mencolok untuk Lingkungan Rumah
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
