Jorge Martin (Instagram @89jorgemartin)
JawaPos.com – Jorge Martin mencatatkan salah satu pertahanan gelar terburuk dalam sejarah MotoGP modern setelah musim 2025 menjadi bencana besar baginya.
Dilansir dari laman Paddock pada Selasa (25/11), Cedera beruntun membuatnya gagal menunjukkan performa sebagai juara bertahan. Kondisi ini menjadikannya pembalap dengan penurunan performa paling drastis pascagelar dunia.
Musim buruk Martin dimulai sejak pramusim ketika ia mengalami patah tulang tangan dan kaki di Sepang.
Cedera yang dialami Martin berlanjut dengan kecelakaan saat latihan yang membuatnya absen pada beberapa ronde awal. Situasi tersebut membuatnya tidak mampu mempersiapkan diri menghadapi musim secara optimal.
Saat kembali balapan di Grand Prix Qatar, Martin justru mengalami kecelakaan hebat yang membuatnya mengalami 11 patah tulang rusuk dan hemopneumothorax.
Insiden tersebut membuat Martin harus terpaksa absen tujuh putaran tambahan dan semakin menjauhkannya dari persaingan gelar. Kondisi fisiknya yang terus menurun menjadi faktor besar dalam kegagalannya mempertahankan titel.
Ketika ia mencoba bangkit, nasib buruk kembali datang pada Sprint di Motegi saat bertabrakan dengan rekan setimnya.
Insiden yang menimpa Martin juga menyebabkan patah tulang selangka yang memaksanya kembali menepi dari lintasan. Minimnya waktu berkendara membuatnya tak mampu beradaptasi dengan motor Aprilia.
Secara statistik, pertahanan gelar Martin menjadi yang terburuk di era MotoGP modern dengan hanya mencetak 34 poin dari delapan balapan. Ia tertinggal 511 poin dari Marc Marquez yang menjadi juara dunia musim 2025.
Catatan tersebut memecahkan rekor selisih poin terburuk seorang juara bertahan sepanjang sejarah modern.
Selain faktor cedera, pergantian motor dari Ducati ke Aprilia turut memperburuk performanya sepanjang musim.
Jorge Martin juga mengakui bahwa dirinya tidak mungkin mempelajari karakter motor baru dari rumah sakit. Kini ia menghadapi tantangan besar untuk membangun kembali kariernya pada musim 2026.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
