
Taylor Swift dalam album The Life of a Showgirl (Instagram @taylorswift)
JawaPos.com – Taylor Swift menanggapi kritik publik terhadap album terbarunya The Life of a Showgirl dengan sikap tenang dan penuh penerimaan.
Dilansir dari laman ENews pada Sabtu (11/10), penyanyi berusia 35 tahun itu menyatakan bahwa setiap orang berhak memiliki pandangan sendiri terhadap karya seni, termasuk terhadap musik yang ia ciptakan.
Swift menegaskan bahwa dirinya tidak akan membiarkan pendapat negatif mengganggu semangat dan kebanggaannya terhadap album tersebut.
Dalam wawancaranya dengan Zane Lowe dari Apple Music pada 7 Oktober, Taylor menjelaskan bahwa ia memilih untuk menerima kekacauan sebagai bagian dari kehidupan seorang artis.
Swift mengaku menghormati setiap opini yang muncul, baik positif maupun negatif, karena menurutnya seni bersifat subjektif.
“Saya bukan polisi seni, semua orang boleh merasakan apa pun tentang karya saya,” ujar Taylor Swift.
Swift juga menilai bahwa pembicaraan baik pujian maupun kritik adalah tanda bahwa musiknya memiliki dampak yang luas. Ia bahkan menganggap perhatian publik terhadap albumnya sebagai sesuatu yang romantis dan menghidupkan dunia hiburan.
Lebih lanjut, Taylor menekankan bahwa setiap pendengar memiliki hubungan emosional yang berbeda dengan musik, tergantung pada pengalaman hidup masing-masing.
Swift menyadari bahwa tidak semua orang langsung terhubung dengan karyanya, namun sering kali pemahaman itu tumbuh seiring waktu.
“Banyak penggemar yang dulu tidak menyukai album tertentu, kini justru menganggapnya sebagai karya favorit mereka,” ungkap Swift.
Bagi pelantun Cruel Summer itu, yang terpenting bukanlah popularitas sesaat, melainkan daya tahan musiknya di masa depan. Ia percaya bahwa karya yang tulus akan tetap hidup dan relevan seiring berjalannya waktu.
“Saya sangat memperhatikan warisan dalam bermusik. Saya tahu apa yang saya buat, dan saya tahu saya mencintainya,” ungkap Taylor Swift.
Pada akhirnya, Taylor melihat semua kritik sebagai bagian alami dari perannya sebagai seorang gadis panggung. Ia memahami bahwa menjadi sorotan berarti harus siap menerima segala bentuk penilaian publik.
“Semua ini adalah bagian dari pekerjaan dan kehidupan seorang showgirl,” tutup Taylor Swift.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
