Logo JawaPos
Author avatar - Image
13 Oktober 2025, 01.18 WIB

Serial Genie Make a Wish Tuai Kritik Karena Kontroversi Terkait Agama Islam

Kim Woo Bin dalam Genie Make a Wish (IMDb) - Image

Kim Woo Bin dalam Genie Make a Wish (IMDb)

JawaPos.com – Serial terbaru Netflix berjudul Genie, Make a Wish yang dibintangi Kim Woo-bin dan Suzy tengah menuai sorotan tajam dari komunitas Islam internasional.

Dilansir dari laman Kbizoom pada Minggu (12/10), serial ini dikritik karena dianggap menampilkan kesalahpahaman budaya terkait konsep jin dan Iblis dalam ajaran Islam.

Sejak penayangan trailernya, drama ini langsung menimbulkan perdebatan hangat di berbagai platform media sosial dan forum penonton global.

Kontroversi berawal ketika karakter Kim Woo-bin dalam drama tersebut memperkenalkan dirinya sebagai Iblis, sosok yang dalam Islam dikenal sebagai makhluk durhaka yang menyesatkan manusia.

Penyebutan tersebut dinilai tidak sensitif dan keliru, karena jin dan Iblis memiliki perbedaan makna yang jelas dalam ajaran Islam. Banyak penonton menilai penggambaran tersebut berpotensi menimbulkan salah persepsi tentang kepercayaan umat Muslim.

Kritik semakin menguat setelah drama dirilis penuh di Netflix dan menampilkan adegan yang dianggap mengaburkan batas antara jin dan Iblis.

Beberapa penonton menuduh serial ini menggambarkan Iblis secara simpatik atau bahkan romantis, yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Akibatnya, ulasan negatif membanjiri situs-situs penilaian internasional seperti IMDb dan Rotten Tomatoes.

Menanggapi kontroversi tersebut, Kim Woo-bin memberikan klarifikasi dalam acara konferensi pers resmi. Ia menyatakan bahwa penonton perlu menonton hingga akhir untuk memahami konteks cerita dan menepis kesalahpahaman.

Namun, pernyataannya justru menimbulkan perdebatan baru karena dinilai tidak cukup menjawab isu sensitif yang menyangkut agama.

Para kritikus budaya menilai bahwa Genie, Make a Wish mencerminkan kurangnya pemahaman terhadap konteks religius dan kultural yang diangkat dalam cerita.

Apropriasi budaya kembali menjadi sorotan utama karena unsur keislaman dijadikan elemen fiktif tanpa penghormatan terhadap maknanya. 

Pengamat menilai bahwa tren ini berulang dalam sejumlah produksi K-drama yang berupaya meminjam simbol budaya asing tanpa riset mendalam.

Kasus ini bukan yang pertama dalam industri hiburan Korea Selatan, mengingat sebelumnya drama To the Moon juga menuai kritik serupa. Dalam cuplikannya, para aktor mengenakan busana Islami dalam adegan komedi yang dianggap menyinggung umat Muslim.

Dengan meningkatnya perhatian global terhadap konten Korea, para kreator kini diimbau untuk lebih berhati-hati dan menghormati nilai budaya serta agama lain agar tidak menimbulkan kesalahpahaman serupa di masa mendatang.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore