Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Oktober 2025, 17.56 WIB

Park Bom Kembali Sindir YG Entertainment, Ungkap Dihina Soal Penampilan dan Tak Pernah Dibayar Royalti Lagu

Park Bom kembali serang YG Entertainment, ungkap dihina soal wwajah dan tak dapat bayaran lagu. (Instagram/@newharoobompark) - Image

Park Bom kembali serang YG Entertainment, ungkap dihina soal wwajah dan tak dapat bayaran lagu. (Instagram/@newharoobompark)

JawaPos.com - Park Bom kembali menjadi sorotan publik setelah ia melayangkan kritik tajam terhadap mantan agensinya, YG Entertainment, melalui media sosial pribadinya. 
 
Melansir laman Allkpop, lewat unggahan terbarunya pada Kamis (23/10), anggota 2NE1 tersebut mencurahkan perasaannya dengan membagikan tiga foto berisi tulisan tangan di aplikasi catatan. 
 
Dalam unggahan tersebut, ia menulis, “Park Bom. Aku marah, tapi terlalu lelah untuk meluapkannya sepenuhnya. Aku baru saja memulai. Semoga semua orang bisa bahagia.” 
 
Kalimat tersebut menjadi pembuka dari curahan hatinya yang penuh emosi dan kekecewaan.
 
Dalam isi catatannya, Park Bom mengungkapkan bagaimana dirinya pernah dihina soal penampilan. 
 
Ia menulis, “Mereka bilang aku membuat wajahku terlihat seperti sampah, hanya untuk mengejekku. Padahal YG tidak pernah membayar biaya operasi plastikku. Aku membayar sendiri satu atau dua prosedur. Dengan kata lain, aku tampil di atas panggung dengan visual orang biasa.” 
 
Ia menambahkan bahwa meski sering disindir, perusahaan tidak pernah benar-benar memberikan dukungan finansial untuk perawatan atau kebutuhan penampilannya sebagai artis.
 
Lebih lanjut, Park Bom menceritakan pengalaman masa lalunya yang menyakitkan ketika seseorang di agensi tiba-tiba meminta maaf kepadanya. 
 
Suatu kali seseorang meminta maaf di tangga, katanya karena mereka telah mengeksploitasi isu operasi plastikku. Tapi setelah kupikir lagi, mereka sebenarnya tidak pernah melakukan apa pun untukku. Aku memang pergi ke klinik dermatologi, tapi semuanya kubayar sendiri,” tulisnya.
 
Tak hanya itu, pelantun “You and I” tersebut juga membuat pengakuan mengejutkan dengan menyebut bahwa dirinya menulis semua lagu untuk YG. 
 
Ia menulis, “Aku menulis semua lagu YG. Mereka mengurungku dan memanggilku ‘Park Bom bermata satu’, lalu memaksaku menulis semuanya kecuali satu lagu. Tapi mereka tidak membayarku sepeser pun, dan namaku bahkan tidak tercantum di kredit lagu mana pun, tidak peduli sekeras apa kamu mencarinya.” 
 
Pernyataan tersebut pun sontak menarik perhatian publik karena jika benar, hal tersebut merupakan tuduhan serius terkait hak cipta dan eksploitasi karya.
 
Park Bom juga menyinggung bagaimana usahanya di masa lalu seolah tidak pernah dihargai. 
 
Tidak peduli seberapa keras aku bekerja atau seberapa baik aku bernyanyi, hasilnya tidak pernah sepadan. Bahkan saat rekaman, kalau aku bukan orang pertama yang datang, mereka tidak akan membiarkanku masuk karena aku harus tertangkap di jalan. Aku bekerja mati-matian, tapi tetap saja tidak mendapat apa-apa,” tulisnya lagi.
 
Unggahan ini muncul hanya sehari setelah ia sempat menghebohkan publik dengan membagikan salinan dokumen pengaduan hukum yang menuding pendiri YG Entertainment, Yang Hyun Suk, gagal membayar penghasilannya dari kegiatan bersama 2NE1 selama bertahun-tahun. 
 
Dalam unggahan sebelumnya pada 22 Oktober lalu, Park Bom menulis laporan dengan menyebut Yang Hyun Suk sebagai tergugat dan menuduhnya melakukan “penipuan dan penggelapan.” 
 
Ia menjelaskan bahwa laporan tersebut bertujuan untuk meminta penyelidikan menyeluruh dan hukuman hukum atas kegagalan membayar penghasilan yang seharusnya diterimanya.
 
Namun, tak lama setelah unggahan itu viral, pihak agensinya, D-Nation Entertainment, memberikan klarifikasi. 
 
Dalam pernyataannya, agensi tersebut menegaskan, “Telah dikonfirmasi bahwa gugatan tersebut tidak pernah diajukan. Park Bom sudah menerima pembayaran penuh atas aktivitasnya bersama 2NE1. Saat ini, Park Bom sedang hiatus dari semua kegiatan dan fokus pada pengobatan serta pemulihan. Kami akan terus mendukung proses pemulihannya.”
 
Meski demikian, warganet tetap menyoroti inkonsistensi antara pernyataan agensi dan tulisan pribadi Park Bom. 
 
Banyak yang merasa prihatin terhadap kondisi mental sang penyanyi yang tampaknya masih memendam luka mendalam dari masa lalunya di industri hiburan. 
 
Hingga kini, postingan tersebut telah kembali dihapus dari akun Instagram Park Bom, namun isinya sudah terlanjur menyebar luas dan memicu berbagai spekulasi di kalangan penggemar maupun publik.
 
 
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore