Logo JawaPos
Author avatar - Image
10 November 2025, 16.04 WIB

Padi Reborn Live Recording Single 'Ego' di Budapest Scoring Orchestra, Fadly: Hasilnya Memuaskan

Padi Reborn. (istimewa) - Image

Padi Reborn. (istimewa)

JawaPos.com - Padi Reborn kembali merilis karya terbaru berjudul Ego. Lagu ini ada di album terbaru mereka 'Dua Delapan' yang menandai momen penting perjalanan, semangat baru, dan kematangan mereka dalam bermusik. 

Lagu Ego merupakan single perdana yang secara resmi dirilis hanya ada di album 'Dua Delapan.' Lagu Ego termasuk karya monumental Padi Reborn yang telah mencapai 28 tahun berkiprah di industri musik Indonesia.

Piyu Padi Reborn mengatakan, lagu Ego mengungkap tentang sisi manusia yang kerap terjebak dalam gengsi dan keinginan untuk merasa selalu benar. Sebagai penulis lirik lagunya, Piyu menyebut bahwa ego dialami oleh hampir semua orang, baik dalam hubungan dengan sepasang kekasih maupun antar manusia di dalam kehidupan sehari-hari. 

“Ego itu seringkali kita lihat pada orang lain, tapi tidak pada diri kita sendiri. Ego menjadi masalah ketika terjadi dalam hubungan, seperti pasangan yang awalnya ingin melanjutkan hubungan, tapi akhirnya lelah karena konflik dan adanya ketidaksetujuan. Namun, mereka menyadari bahwa perasaan cinta lebih besar daripada ego, dan dengan cinta, hubungan tersebut bisa terselamatkan,” kata Piyu.

Secara musikal, lagu Ego menawarkan eksplorasi yang lebih berani dari Padi Reborn. Lagu ini menghadirkan perpaduan antara sentuhan pop-rock dengan warna khas yang telah melekat pada band asal Surabaya ini sejak awal kariernya. 

Kekuatan aransemen semakin terasa lewat kolaborasi bersama Budapest Scoring Orchestra, yang memberikan napas orkestra megah dan emosional. Rindra mengungkapkan bahwa musik lagu ini kembali ke roots Padi Reborn.

“Dengan melodi yang kuat, karakter vokal Fadly yang semakin matang, dan harmoni yang khas, Ego adalah bentuk kematangan musikal kami di era sekarang. Meskipun bereksperimen, kami merasa ini adalah musik yang Padi inginkan. Setelah dua single terakhir (Kau Malaikatku dan Langit Biru), kami kembali ke gaya Padi yang lebih akustik. Kami merindukan musik Padi yang seperti ini,” papar Rindra.

Fadly menambahkan, porsi part orkestra di lagu Ego jauh lebih banyak dari karya-karya sebelumnya. Dia mengaku terkesan saat terlibat kolaborasi dengan Budapest Scoring Orchestra, dimana rekaman dilakukan secara live recording namun hasilnya sangat memuaskan.

“Sangat memuaskan pengalaman bekerja dengan orkestra ini luar biasa. Mereka sangat presisi, efisien, dan mampu menjaga keseimbangan musik dengan sangat baik. Ini adalah pengalaman pertama kami bekerja dengan orkestra dalam skala besar dan sangat memperkaya proses pembuatan musik kami,” ujar Fadly.

Lagu Ego juga disebut menjadi jawaban sekaligus hadiah bagi para Sobat Padi yang selama ini selalu memberikan dukungan dan menantikan karya terbaru dari band yang berasal dari Surabaya ini. 

“Ego adalah hadiah dari kami untuk Sobat Padi yang selalu ada, dari panggung ke panggung, dari album ke album. Kami tumbuh bersama mereka, dan lagu ini kami persembahkan sebagai ungkapan rasa terima kasih,” ungkap Ari.

Peluncuran Ego menjadi langkah awal menuju perayaan besar “Konser Dua Delapan”, yang akan digelar pada 31 Januari 2026 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Konser ini akan menjadi puncak selebrasi perjalanan Padi Reborn selama 28 tahun di dunia musik. Konser ini akan menjadi malam penuh nostalgia sekaligus perkenalan era baru karya mereka di dunia musik.

“Dua delapan bagi kami adalah simbol perjalanan panjang yang kami lewati bersama sebagai band. Kami sudah melewati banyak hal, dan rasa kebersamaan kami semakin kuat. Kami berharap energi ini bisa bertahan selama 28 tahun lagi. Dan 28 juga menandakan semangat kami untuk terus tumbuh bersama penggemar, dan dalam waktu dekat, kami akan merayakan perjalanan panjang ini dengan konser besar yang istimewa,” kata Yoyo.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore