Ju Ji Hoon. Sumber foto: Soompi
JawaPos.com - Belakangan ini permintaan maaf telah disampaikan oleh perusahaan produksi di balik drama Korea The Remarried Empress.
Dikutip dari Soompi, Minggu (16/11), hal itu karena mereka menggunakan salah satu medali pada kostum aktor Ju Ji Hoon yang menyerupai medali Nazi.
Kontroversi itu muncul saat potongan gambar pertama dari adaptasi drama terbaru dari novel web populer itu dibagikan.
Pada 15 November, perusahaan produksi Studio N, meminta maaf atas kontroversi tersebut dalam sebuah pernyataan resmi.
"Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan karena kecerobohan kami dalam meninjau properti yang dipermasalahkan," kata perusahaan tersebut.
"Pihak kami menyadari keseriusan tersebut, dan akan mengganti foto yang bermasalah serta mengambil tindakan menyeluruh agar tak terulang lagi," tambahnya
Berkaitan dengan itu, Disney+ telah menghapus foto yang dimaksud dari akun media sosial resminya, dan tim produksi saat ini dikabarkan sedang mendiskusikan.
Tentang apakah akan mengambil ulang seluruh adegan yang dimaksud atau hanya mengedit medali yang bermasalah tersebut.
Alur ceritanya mengisahkan hubungan romantis antara Navier (Shin Min Ah), Sovieshu (Ju Ji Hoon), dan Heinrey (Lee Jong Suk), yang berlatar di dunia fantasi dengan latar istana kekaisaran.
Navier, permaisuri Kekaisaran Timur, menceraikan Kaisar Sovieshu setelah ia berencana untuk mengangkat gundiknya Rashta (Lee Se Young) sebagai permaisuri baru.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
