Logo JawaPos
Author avatar - Image
29 November 2025, 19.19 WIB

Film Agak Laen 2 Tembus 600 Ribu Lebih Penonton dalam 2 Hari, Tiket Film Box Office di Tangan

Film Agak Laen 2 Tembus 600 ribu lebih penonton dalam 2 hari penayangan. (Instagram @pilem.agak.laen) - Image

Film Agak Laen 2 Tembus 600 ribu lebih penonton dalam 2 hari penayangan. (Instagram @pilem.agak.laen)

JawaPos.com - Film Agak Laen 2 atau Agak Laen: Menyala Pantiku, benar-benar menyala sejak hari pertama penayangannya dan terus lebih menyala lagi di hari kedua. Melihat trennya yang sangat positif, film ini menggenggam tiket sebagai film box office.

Film Agak Laen: Menyala Pantiku pada hari pertama penayangannya pada Kamis (27/11), berhasil mendatangkan sebanyak 272.846 penonton ke bioskop.

Pada hari kedua penuangan, perolehan jumlah penontonnya bertambah lebih banyak, hampir 2 kali lipat dibandingkan dengan hari pertama penayangannya.

"Tambah banyak weee. Mauliate godang 605.280 pasukan yang sampai hari kedua sudah selalu ada sekaligus selalu hadir buat jadi saksi bisu pasangan ini," tulis akun Instagram @imajinari.id.

"Giliran yang belum nonton buat ajakin keluarga, kawan tongkrongan, pak rt pak rw, dan semuanya ke bioskop hari ini!," imbuhnya.
 
Jika dibandingkan dengan hari pertama film Agak Laen, film Agak Laen 2 unggul cukup jauh. Pada hari pertama penayangan, film versi pertamanya hanya mampu mendatangkan sebanyak 181.689 penonton saat tayang pada tahun lalu. Sedangkan film Agak Laen 2 ditonton sebanyak 272.846 orang di hari pertama.

Film Agak Laen 2 digarap oleh sutradara Muhadakly Acho. Film ini bukan sekuel atau prekuel dari film pertama. Film versi kedua bisa dibilang berdiri sendiri karena menghadirkan cerita baru.

Film Agak Laen pertama secara keseluruhan sangat perkasa saat tayang di bioskop pada 2024, ditonton hingga 9,1 juta penonton, dan mendudukkannya sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa setelah film Jumbo dan KKN di Desa Penari.

Sinopsis Film Agak Laen 2

Film Agak Laen 2 dibintangi oleh Boris Bokir, Bene Dion, Oki Rengga, dan Indra Jegel. Menceritakan tentang pertaruhan mereka sebagai “detektif” kepolisian yang kerjanya selalu berakhir dengan kekacauan. Jika misi kali ini gagal lagi, maka karier mereka sebagai detektif bakal tamat sebelum bersinar.

Mereka melakukan misi gila dengan cara menyamar dan menyusup ke sebuah panti jompo yang penuh misteri.

Mereka melakukan penyamaran dalam rangka menguak sosok di balik kasus pembunuhan anak wali kota yang dikabarkan bersembunyi di panti jompo.

Keempat detektif ini bergerak dengan strategi yang berbeda. Bene-Jegel menyamar sebagai perawat. Adapun Boris-Oki melakukan langkah penyamaran yang lebih tidak terduga.

Proses penyamaran ini dihadapkan pada tantangan dan rintangan tidak terduga yang memicu terjadinya ketegangan, memantik emosi, bahkan melahirkan kekocakan.

Selain menghadapi misi besar tak sepele, mereka juga dihadapkan pada kenyataan hidup terkait kehidupan personal mereka.

Oki mati-matian mencari uang demi anak pertamanya, Boris menghadapi perpisahan yang pahit, Bene tercekik oleh biaya kuliah adik, dan Jegel harus menanggung hidup ibunda di kampung.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore