Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 Oktober 2025, 22.09 WIB

Pemerintah Bakal Audit Struktur Bangunan Pesantren, Cegah Tragedi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Terulang

Foto udara bangunan mushalla yang ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (30/9/2025). (Angger Bondan/ Jawa Pos) - Image

Foto udara bangunan mushalla yang ambruk di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (30/9/2025). (Angger Bondan/ Jawa Pos)

JawaPos.com - Buntut tragedi robohnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo yang menewaskan puluhan orang, pemerintah memastikan bakal mengaudit strktur bangunan yang ada di pesantren-pesantren di Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar mengatakan akan turun langsung mengecek kondisi gedung pesantren di berbagai daerah. Sebagai bentuk komitmen untuk memastikan keselamatan para santri. 

Cak Imin, sapaan Muhaimin, menyatakan bahwa pihaknya akan melibatkan kementerian/lembaga dalam memeriksa dan memperbaiki kekuatan struktur bangunan pondok pesantren. Dengan begitu, audit dapat berjalan cepat dan efektif.

"Saya akan mengecek secara seksama kondisi bangunan pondok pesantren dengan bantuan kementerian/lembaga terkait agar tidak ada lagi peristiwa gedung roboh yang memakan korban jiwa," ujarnya, Senin (6/10).

Rencananya, ia akan turun langsung untuk mengecek kondisi gedung dan bangunan pondok pesantren di sejumlah daerah. Belum dipastikan berapa daerah atau pesantren yang akan jadi tujuan pertama. 

Politikus PKB itu mengungkapkan, presiden ingin setiap anak bangsa yang menimba ilmu di pondok pesantren terjamin keamanan dan keselamatannya. Karena itu, mereka harus benar-benar dijaga. 

"Pondok pesantren sejak dahulu menjadi pelopor upaya pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, keamanan dan keselamatan santri wajib terjamin," paparnya.

Terlebih, kata dia, terjaminnya keselamatan dan keamanan santri dalam menimba ilmu adalah salah satu faktor kunci untuk mendorong terciptanya masyarakat yang berdaya dan mandiri.

Di sisi lain, Cak Imin juga mengungkap bahwa Pemerintah juga menjajaki mekanisme-mekanisme bantuan dalam membangun maupun memastikan kekuatan gedung pesantren.

Salah satunya, bantuan tenaga ahli teknik untuk memastikan struktur bangunannya terjamin aman dan kokoh.

"Kemenko PM akan berkoordinasi dengan Kementerian PU untuk memberikan bantuan kepada pondok pesantren yang tengah membangun dan merenovasi gedungnya," pungkasnya. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore