Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 Oktober 2025, 23.26 WIB

Fenomena Jatuhnya Meteor yang Terlihat hingga Cirebon Pertanda Apa? Ini Kata Peneliti BRIN

Rekaman kamera warga menangkap detik-detik meteor jatuh di Cirebon. (X/berbagai akun). - Image

Rekaman kamera warga menangkap detik-detik meteor jatuh di Cirebon. (X/berbagai akun).

JawaPos.com-Fenomena jatuhnya meteor di Laut Jawa yang terlihat di langit Kuningan hingga Kabupaten Cirebon membuat geger jagat media sosial. Banyak cocokologi bermunculan usai jatuhnya benda besar dari antariksa tersebut. Kekhawatiran terkait dampaknya pun bermunculan. 

Terkait hal itu, Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Thomas Djamaludin mengatakan, tak ada tanda khusus saat meteor jatuh di suatu tempat. 

"Itu wajar. Semakin besar ukurannya semakin jarang," ujar Thomas Djamaludin saat dihubungi JawaPos.com, Senin (6/10).

Thomas juga menyebut tak ada alasan khusus jatuhnya meteor di Langit Jawa dan melewati langit Kuningan hingga Cirebon

"Titik jatuh acak, semua wilayah bumi perpotensi kejatuhan," terang Thomas Djamaludin. 

Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Thomas Djamaludin membenarkan adanya meteor yang melintas di wilayah Kuningan dan Cirebon pada Minggu (5/10) malam. Hal itu dia simpulkan berdasar kesaksian warga dan laporan BMKG Cirebon.

"Saya menyimpulkan itu adalah meteor cukup besar yang melintas memasuki wilayah Kuningan dan Cirebon," ujar Thomas Djamaludin saat dihubungi JawaPos.com, Senin (6/10). 

Dia mengatakan, meteor yang cukup besar itu ditandai dengan adanya dentuman yang didengar warga di wilayah Kuningan dan Kabupaten Cirebon. 

"Terdeteksi adanya getaran oleh BMKG Cirebon (ACJM) pada pukul 18:39:12 WIB," tutur Thomas Djamaludin.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore