Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 Oktober 2025, 04.07 WIB

Belasan Anggota KKB Bakar SMPN Kiwirok, Satgas Operasi Damai Cartenz Kejar Pelaku

Ilustrasi bakar mantan pacar. - Image

Ilustrasi bakar mantan pacar.

JawaPos.com - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) beraksi di wilayah Desa Sopamikma, Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, pada Selasa pagi (7/10). Sekitar pukul 07.45 WIT, mereka membakar SMPN Kiwirok sampai hangus terbakar. Menurut Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz, aksi tersebut dilakukan oleh belasan anggota KKB di bawah komando Ngalum Kupel. 

Melalui keterangan resmi yang disampaikan kepada awak media, Satgas Operasi Damai Cartenz menyatakan ada 16 orang tidak dikenal yang terpantau membakar SMPN Kiwirok. Untuk itu, Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Satgas Pamtas Yonif RK 753, Satgas Prayuda (Mamta), Satgas BAIS, Satgas Rajawali, dan Polsek Distrik Kiwirok segera bergerak menuju lokasi. 

Sayangnya, ketika sampai di lokasi tersebut belasan orang tidak dikenal itu sudah tidak ada. Petugas menduga mereka adalah anggota KKB yang langsung melarikan diri ke arah Desa Delpem setelah membakar fasilitas pendidikan tersebut. Untuk mencegah aksi lanjutan, petugas memutuskan melakukan pengamanan di Desa Mangoldolki yang jaraknya tidak jauh dari lokasi kejadian.

”Serangan terhadap sekolah adalah tindakan keji yang menargetkan masa depan anak-anak Papua. Ini bukan hanya kejahatan terhadap negara, tetapi juga terhadap kemanusiaan. Kami akan terus memburu para pelaku dan memastikan wilayah Kiwirok tetap aman,”  kata Kepala Operasi Satgas  Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Ramadhani. 

Bangunan SMP Negeri Kiwirok, lanjut Faizal, bukan pertama kali menjadi sasaran aksi KKB. Pada 2021, fasilitas tersebut juga disasar dan dibakar oleh KKB. Akibatnya proses belajar mengajar terpaksa dipindahkan ke SMPN 1 Oksibil di Kota Oksibil.

Atas tindakan yang dilakukan oleh KKB dengan cara menebar ancaman kepada masyarakat, Wakil Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz Kombes Adarma Sinaga menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir. Petugas keamanan akan mengejar pelaku. Masyarakat juga diminta tidak terprovokasi aksi KKB. 

”Kami meminta masyarakat tetap tenang dan segera melapor jika melihat pergerakan mencurigakan. Aparat keamanan selalu hadir untuk melindungi dan menjamin keselamatan warga,” tegasnya. 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore