Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 Oktober 2025, 13.26 WIB

Bakal Dapat Dana Segar Rp 13 T Dari Bank Dunia, 15 Ribu Desa Maju Didorong Naik Kelas Jadi Desa Mandiri

Mendes PDT Yandri Susanto menemui Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Senin (6/10). (Humas Kemendes PDT) - Image

Mendes PDT Yandri Susanto menemui Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Senin (6/10). (Humas Kemendes PDT)

JawaPos.com - Sebanyak 15 ribu desa maju di seluruh Indonesia bakal naik kelas menjadi desa mandiri. Program itu tengah digodok Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) bersama Kementerian PPN/Bappenas serta Bank Dunia.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mengungkapkan hal tersebut usai bertemu Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy di Jakarta, Senin (6/10). Dalam pertemuan itu, Yandri didampingi Wakil Menteri Desa Ahmad Riza Patria.

"Desa Maju sekarang itu ada 23 ribu, nah itu kita mau geser 15 ribunya menjadi Desa Mandiri. Untuk itu perlu intervensi program," kata Yandri.

Karena keterbatasan anggaran dari APBN, Kemendes menggandeng Bank Dunia yang sudah menyatakan siap memberikan dukungan pendanaan dan pendampingan teknis. Kerja sama dengan Bank Dunia ini harus melalui persetujuan dan pengawasan dari Bappenas.

Program kerja sama itu direncanakan berjalan selama lima tahun mulai awal 2026, dengan total pembiayaan USD 800 juta atau sekitar Rp 13 triliun. Jika dibagi rata, setiap desa bakal mendapat sekitar Rp 550 juta.

Selain pendampingan, Bank Dunia juga akan mendorong penerapan ekonomi hijau di desa-desa binaan. Setiap desa akan diarahkan memiliki tema khusus sesuai potensi lokal dan menjadi pusat produksi bahan baku untuk program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Nantinya desa-desa akan menyiapkan bahan baku untuk MBG. Selain itu, juga untuk memperkuat Koperasi Desa Merah Putih yang ujungnya ekonomi desa makin kokoh.

"Kemendes PDT nanti akan menyiapkan program yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan desa tersebut. Intinya kami ingin meningkatkan Desa Maju menjadi Desa Mandiri," imbuh Yandri.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore