Logo JawaPos
Author avatar - Image
10 Oktober 2025, 04.43 WIB

Total Prajurit TNI Gugur dalam Rangkaian Peringatan HUT ke-80 TNI Jadi 3 Orang, Satu Meninggal Karena Sakit

Irjen TNI Laksdya TNI Hersan menyampaikan beberapa hal saat menyerahkan santunan dan tali asih kepada 3 prajurit TNI yang gugur dalam rangkaian kegiatan menuju HUT ke-80 TNI. (Puspen TNI) - Image

Irjen TNI Laksdya TNI Hersan menyampaikan beberapa hal saat menyerahkan santunan dan tali asih kepada 3 prajurit TNI yang gugur dalam rangkaian kegiatan menuju HUT ke-80 TNI. (Puspen TNI)

JawaPos.com - Mabes TNI telah menyerahkan santunan risiko kematian khusus kepada ahli waris dan keluarga prajurit TNI yang gugur dalam rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI. Bukan 2 orang, prajurit yang meninggal dunia sebanyak 3 orang. Satu prajurit terakhir yang kehilangan nyawa bernama Kld Pom Lingga Surya Permana. 

Menurut Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah, Lingga meninggal dunia karena sakit. Dia meninggal dunia pada Minggu (5/10) pukul 04.45 WIB di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Mintohardjo. Jenazah Lingga sudah dimakamkan pada hari yang sama di tempat asalnya di Padang, Sumatera Barat (Sumbar). 

”Almarhum tergabung dalam pasukan upacara HUT ke-80 TNI di Satuan Setingkat Batalyon/SSY Pomal yang tergabung dalam Satuan Setingkat Brigade/SSB POM TNI, meninggal karena sakit pada hari Minggu 5 Oktober pukul 04.45 WIB di RSAL Mintohardjo Jakarta,” ungkap Freddy kepada awak media pada Kamis malam (9/10). 

Diwakili oleh Inspektur Jenderal (Irjen) TNI Laksdya TNI Hersan, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto telah menyerahkan santunan risiko kematian khusus dari PT ASABRI. Selain itu,TNI juga memberikan tali asih kepada ahli waris 3 prajurit TNI yang gugur dalam rangkaian kegiatan HUT ke-80 TNI. Santunan dan tali asih itu diserahkan secara langsung di Aula Selasar Gatot Subroto, Mabes TNI. 

Hadir dalam penyerahan santunan dan tali asih itu ahli waris dan keluarga almarhum Praka (Mar) Zainal Muttaqin, Pratu Johari Alfarizi, dan Kld Pom Lingga Surya Permana. Praka Zainal meninggal dunia dalam Presidential Inspection pada 2 Oktober. Sementara Pratu Johari meninggal dunia dalam insiden yang terjadi Sabtu malam (4/10). 

”Atas nama keluarga besar Tentara Nasional Indonesia, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya saudara-saudara kita yang telah memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” ungkap Laksdya Hersan. 

Perwira tinggi (pati) bintang tiga TNI AL itu menyatakan bahwa kehadirannya sebagai perwakilan institusi TNI menjadi wujud nyata tanggung jawab dan perhatian negara terhadap para prajurit dan keluarga. TNI menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas gugurnya para prajurit dalam rangkaian persiapan HUT ke-80 TNI. ”Saya betul-betul memahami, tidak ada kata-kata yang cukup untuk menghapus kesedihan yang bapak-ibu rasakan. Namun percayalah, almarhum telah meninggalkan warisan terbaik  yaitu nama baik, kehormatan, dan kebanggaan bagi keluarga, satuan, serta negara,” pungkasnya. (*/)

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore