Direktur Utama LDKPI/Indonesian AID Kemenkeu, Dalyono. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com - Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI/Indonesian AID) Kementerian Keuangan mencatat bahwa Indonesia telah menyalurkan bantuan pangan senilai USD 12 juta atau setara Rp 200 miliar untuk warga Gaza, Palestina.
Direktur Utama LDKPI/Indonesian AID Kemenkeu, Dalyono menyampaikan bantuan ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menyalurkan bantuan pangan ke Palestina. Terlebih, situasi dan kondisi di Palestina saat ini sangat menantang baik dari sisi keamanan hingga kemanusiaan.
"Nilai bantuannya cukup besar, yaitu kalau kita rupiahkan, kalau kita dolarkan itu, bantuannya adalah USD 12 juta. Untuk bantuan pangan kepada Palestina, kalau kita rupiahkan sekitar Rp 200 miliar," kata Dalyono dalam Media Gathering APBN 2026 di Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/10).
Lebih lanjut, Dalyono membeberkan bahwa bantuan pemerintah itu nantinya akan masuk ke Palestina melalui kerja sama melalui World Food Programme atau Program Pangan Dunia.
Dalyono menyebutkan, bantuan untuk warga Gaza, Palestina akan diberikan dalam tiga bentuk. Meliputi, bantuan dapur umum, suplemen bagi ibu hamil dan anak-anak, serta biskuit berenergi bagi masyarakat yang terdampak.
"Yang pertama, untuk membantu dapur umum. Jadi langsung sebagian diperbantukan untuk dapur umum di sana. Kemudian yang kedua, dalam bentuk lipid nutrient-based. Jadi semacam suplemen kesehatan untuk ibu-ibu hamil dan juga anak-anak," ujar Dalyono.
"Kemudian yang ketiga, dalam bentuk high energy biskuit. Biskuit berenergi untuk masyarakat yang terdampak. Jadi totalnya ada USD 12 juta atau Rp 200 miliar. Kita akan salurkan melalui WFP, saat ini sedang dalam proses penyalurannya," tambahnya.
Sebelumnya, Indonesia telah menyalurkan bantuan pangan Pemerintah RI kepada Palestina tersebut merupakan implementasi komitmen bantuan 10.000 ton beras seperti yang disampaikan oleh Presiden RI di Sidang Majelis Umum PBB tanggal 23 September 2025 lalu.
Sesuai kesepakatan bersama dengan Pemerintah Palestina, komitmen bantuan pangan dari Indonesia disampaikan melalui WFP. Hal ini dilakukan mengingat situasi keamanan di lapangan semakin memburuk dan hanya sedikit organisasi internasional, seperti WFP, yang memiliki akses untuk menyalurkan bantuan tersebut.
Bantuan pangan Pemerintah RI disalurkan melalui WFP karena merupakan salah satu organisasi internasional yang masih beroperasi di Gaza. WFP juga telah menjadi mitra Indonesia dalam penyaluran bantuan ke negara lainnya. Bantuan tunai dari Indonesia telah disalurkan kepada WFP pada tanggal 24 September 2025 untuk mendukung program tanggap darurat WFP di Gaza.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menekankan bahwa penyaluran bantuan pangan melalui WFP juga untuk memastikan agar warga Gaza dapat menerima makanan siap konsumsi yang sehat dan berkualitas.
"Pengiriman bahan pangan ke Palestina saat ini tidak hanya menghadapi tantangan dalam hal pengiriman, tetapi juga keterbatasan gudang penyimpanan yang memadai. Sementara itu, warga Gaza juga menghadapi tantangan keterbatasan ketersediaan bahan bakar dan air bersih," ujar Menlu Sugiono.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
