Logo JawaPos
Author avatar - Image
23 Oktober 2025, 02.15 WIB

Indonesia Fokus Kembangkan Kapal Selam Tanpa Awak, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin: Minggu Depan Uji Tembak

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin saat ditanyai oleh awak media pada Rabu (22/10). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com) - Image

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin saat ditanyai oleh awak media pada Rabu (22/10). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)

JawaPos.com - Dalam Peringatan HUT ke-80 TNI pada 5 Oktober lalu, Kapal Selam Autonomous Tanpa Awak (KSOT) untuk pertama kali dipamerkan kepada publik. Hari ini (22/10) Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan bahwa saat ini pengembangan alat utama sistem persenjataan (alutsista) tersebut menjadi fokus Pemerintah Indonesia. 

Menhan Sjafrie menyampaikan bahwa pekan depan sudah dijadwalkan uji tembak KSOT di Wilayah Perairan Komando Armada (Koarmada) II. Sebab, alutsista tersebut dikembangkan dan diproduksi oleh PT PAL Indonesia yang berbasis di Surabaya, Jawa Timur (Jatim). Sjafrie menyatakan bahwa Indonesia akan menjadi negara keempat di dunia yang mampu memproduksi dan menggunakan KSOT. 

”Kita mau fokus sama kapal selam kita, saya kira teman-teman sudah tahu minggu depan kita akan melakukan penembakan kapal selam tanpa awak dan kita sudah coba dan ini akan kita tunjukkan, kita lah negara yang ke-4 di dunia produksi kapal selam tanpa awak dan dikembangkan nasional,” terang dia.

Melalui akun media sosial resmi pada 10 Oktober lalu, PT PAL Indonesia membuat unggahan mengenai KSOT. Dalam unggahan tersebut disampaikan bahwa KSOT akan menjadi tonggak baru dalam ikhtiar menuju kemandirian teknologi pertahanan Indonesia. Produk inovasi tersebut dirancang dan diproduksi oleh 100 persen anak bangsa. 

”KSOT siap memperkuat sistem pertahanan bawah laut dengan kemampuan modern dan presisi tinggi,” tulis PT PAL Indonesia.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa KSOT tersebut dikembangkan dan diproduksi dalam 3 varian sekaligus. Yakni Varian Surveillance, Varian Decoy atau Assist, dan Varian Attack. Disebutkan oleh PT PAL Indonesia, KSOT itu membawa inovasi sekaligus efisiensi operasi maritim. TKDN-nya digadang-gadang akan lebih dari 50 persen dan terus ditingkatkan menuju 70 persen.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore