
Mensesneg Prasetyo Hadi. (ANTARA/Narda Margaretha Sinambela/aa)
JawaPos.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menanggapi kabar soal Presiden Prabowo Subianto yang disebut sempat ditawari uang sogokan bernilai fantastis. Nilai sogokan tersebut mencapai USD 1 miliar atau sekitar Rp 16 triliun, tetapi ditolak oleh Presiden.
“Kira-kira begitulah,” kata Prasetyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/10).
Kabar soal upaya menyogok Presiden Prabowo sebelumnya diungkap oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo. Adik kandung Prabowo itu menceritakan hal tersebut dalam peringatan HUT ke-1 Forum Masyarakat Indonesia Emas, pada Sabtu (18/10).
Dalam acara itu, Hashim mengaku mendapat cerita langsung dari Prabowo beberapa bulan lalu. Saat itu, Hashim tengah berada di rumah sambil membaca buku ketika menerima telepon dari sang kakak.
“‘Saya mau cerita saja, saya baru mau disogok orang,’ kata Pak Prabowo. Saya tanya, disogok berapa? ‘Satu miliar.’ Saya pikir satu miliar rupiah, ternyata satu miliar dolar,” ujar Hashim.
Hashim menambahkan, peristiwa itu menunjukkan ada pihak-pihak yang berani mencoba memengaruhi kebijakan Presiden dengan cara yang tidak pantas.
“Orang-orang nekat, presiden kita mau disogok 1 miliar dolar,” imbuhnya.
Meski demikian, hingga kini belum diketahui siapa pihak yang mencoba memberikan sogokan tersebut, maupun dalam konteks apa tawaran itu disampaikan.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
