
Para relawan MBG menyusuri Sungai Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan. (Dok. Badan Gizi Nasional)
JawaPos.com - Deru mesin perahu ketinting memecah keheningan di atas aliran Sungai Rupit yang berwarna cokelat. Di bawah langit biru cerah, rombongan yang terdiri dari Badan Gizi Nasional (BGN), TNI, dan Polri menempuh perjalanan yang tak bisa diakses melalui darat. Misi mereka yakni memastikan 113 anak di Desa Batu Gajah, Kabupaten Musi Rawas Utara, mendapatkan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Setelah menambatkan perahu di tepi sungai, rombongan berjalan kaki melewati jalan setapak, disambut oleh pemandangan rumah-rumah panggung sederhana dan lambaian tangan warga desa. Tujuan mereka adalah SD Negeri 2 Batu Gajah.
"Kita harus lalui (Sungai Rupit) melalui perahu ini yang merupakan sebuah program yang sangat penting untuk anak-anak di Desa Batu Gajah," kata Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat Badan Gizi Nasional (BGN) Tengku Syahdana memperlihatkan dokumentasi video pelaksanaan MBG di Desa tersebut kepada JawaPos.com, Kamis (23/10).
Tengku menjelaskan bahwa di desa tersebut, tinggi dan berat badan anak-anak masih banyak yang belum ideal pada level usianya. "Sehingga sangat-sangat penting sekali program makan bergizi gratis ini bisa sampai ke penerima manfaat sebagaimana yang kita lihat tadi," ujarnya.
Di dalam kelas dengan meja-meja berwarna merah, para siswa duduk rapi menanti. Wajah-wajah polos itu memancarkan antusiasme saat para petugas membagikan ompreng MBGsatu per satu. Suasana riuh rendah berubah menjadi khusyuk sejenak saat mereka berdoa bersama, sebelum akhirnya menyantap hidangan dengan lahap.
Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat Tengku Syahdana menjadi narasumber di Podcast Jawa Pos Media. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Bagi pihak sekolah, program ini sangat membawa perubahan nyata. "Adanya makan gratis ini, anak-anak semakin semangat belajarnya, semakin fokus. Kami mewakili pihak sekolah mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah memprogramkan ini," tutur Kepala Sekolah SDN 2 Batu Gajah.
Dampak program ini juga terasa dari suara tulus seorang siswa laki-laki. Dengan mata berkaca-kaca, ia memberanikan diri berbicara di depan para tamu. "Terima kasih saya ucapkan kepada presiden kita yaitu Prabowo Subianto, yang telah memberikan kami makan. Kami doakan Prabowo sehat selalu, panjang umur, dan lancar terus rezekinya," ucapnya dengan suara bergetar.
Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) berkomitmen memperluas jangkauan MBG ke daerah lain. Program ini dirancang agar siswa di berbagai wilayah mendapat akses makanan sehat yang setara.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan kolaborasi dengan platform digital akan mempercepat distribusi makanan. Kemkomdigi siap menjadi penghubung agar sinergi ini berdampak nyata bagi masyarakat.
“Kementerian Komdigi siap menjadi penghubung untuk mendorong sinergi antara platform digital dan ekosistem kami, sehingga program ini dapat menyasar daerah-daerah yang membutuhkan,” ujar Meutya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
