Logo JawaPos
Author avatar - Image
29 Oktober 2025, 23.05 WIB

Presiden Prabowo Hadiri Pemusnahan Barbuk Narkotika di Mabes Polri, Pengamat: Wujud Keseriusan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan dalam acara pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri pada Rabu (29/10). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com) - Image

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan dalam acara pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri pada Rabu (29/10). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika sebanyak 214,84 ton di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/10). Kehadiran Prabowo dalam acara pemusnahan itu dinilai sebagai simbol keseriusan pemerintah dalam menjaga generasi muda dari bahaya narkoba.

"Ada keseriusan pemerintahan Prabowo dalam pemberantasan narkoba," kata Pengamat Politik & Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an saat dihubungi Jawapos.com, Rabu (29/10).

Menurut Ali, pemberantasan narkoba di Indonesia sangat penting bagi kemajuan bangsa. Pasalnya penyalahgunaan narkoba dapat merusak sumber daya manusia (SDM), menghambat pertumbuhan ekonomi, dan mengancam keamanan serta ketahanan nasional.

Sehingga, lanjut Ali, langkah yang dilakukan Presiden Prabowo semakin menegaskan keserius pembangunan SDM di Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

"Dalam konteks politik, ini bisa makin memperkuat persepsi positif terhadap Presiden Prabowo, kepercayaan publik makin kuat karena melakukan kebijakan sesuai dengan aspirasi rakyat," terangnya.

Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo tampak mengenakan baju safari berwarna cokelat muda saat meninjau langsung tumpukan barang bukti yang akan dimusnahkan di Lapangan Mabes Polri siang itu.

Kepala Negara menegaskan, besarnya jumlah barang bukti tersebut menunjukkan ancaman serius peredaran narkotika terhadap generasi bangsa.

“Bila tidak berhasil dicegah, disita, atau ditangkap, narkoba itu bisa digunakan oleh 629 juta manusia, atau lebih dari dua kali jumlah penduduk Indonesia,” tegasnya.

Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas keberhasilan menggagalkan peredaran barang haram tersebut.

“Saya menyampaikan penghargaan sebesar-besarnya kepada seluruh anggota Polri yang sedang bertugas. Ini adalah perjuangan besar untuk menyelamatkan bangsa,” imbuhnya.

Kegiatan ini menjadi simbol satu tahun pelaksanaan kebijakan nyata Presiden yang berdampak langsung bagi rakyat, yaitu melindungi generasi bangsa dari ancaman narkoba yang merusak masa depan dan menggerogoti kedaulatan bangsa.

Sesuai arahan Presiden Prabowo, Polri memimpin perang melawan narkoba secara total, dari hulu hingga hilir, dari suplai hingga permintaan. Tanpa kompromi dan tanpa henti.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya penegakan hukum, tetapi juga perjuangan moral untuk menyelamatkan bangsa.

Melalui sinergi dengan BNN, Bea Cukai, Kejaksaan Agung, PPATK, BPOM, serta berbagai lembaga terkait, ribuan kasus berhasil diungkap, bukti bahwa negara tidak tinggal diam.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore