Logo JawaPos
Author avatar - Image
04 November 2025, 14.11 WIB

Ignasius Jonan Bertemu Prabowo Selama Dua Jam, Klaim Tak Bahas Masalah Whoosh

Mantan Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan usai melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/11). - Image

Mantan Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan usai melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/11).

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan mantan Menteri Perhubungan (Menhub) era Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) Ignasius Jonan di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (3/11). Keduanya melakukan pembicaraan selama kurang lebih dua jam.

Pertemuan Jonan dengan Prabowo menjadi sorotan, karena bertepatan dengan rapat presiden dengan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY, yang salah satunya membahas restrukturasi utang Whoosh.

Namun, Jonan mengklaim tidak ada pembahasan soal Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh dalam pertemuan selama dua jam tersebut.

"Soal Whoosh sih beliau nggak tanya ke saya pandangannya apa segala nggak," kata Jonan usai bertemu Presiden Prabowo, Senin malam.

Jonan menyatakan, Presiden Prabowo mempunyai kebijakan tersendiri dalam mengelola Whoosh, termasuk soal operasional hingga dugaan utang pembangunan Whoosh.

"Soal pengelolaannya bagaimana, utangnya bagaimana, mungkin boleh tanya sendiri. Karena tadi nggak dibahas," tegasnya.

Mantan Direktur Utama (Dirut) PT KAI itu juga membantah adanya tawaran dari Prabowo untuk masuk ke dalam Kabinet Merah Putih.

"Oh nggak, nggak ada (tawaran masuk kabinet). Kita diskusi aja. Saya diskusi sharing pandangan saya sebagai rakyat," tuturnya.

Namun, Jonan menyatakan bersedia jika Presiden Prabowo menugaskan dirinya untuk kembali mengabdikan diri kepada negara.
 
"Ya itu saya kira setiap warga negara ya, kalau ditugaskan ya, kalau selama saya bisa pasti mau. Kalau saya bisa," ujarnya.

Dalam diskusinya dengan Prabowo, lanjut Jonan, membahas sejumlah isu penting, mulai dari peran aktif presiden dalam diplomasi luar negeri, pengembangan BUMN, hingga berbagai program kerakyatan yang berpihak pada keadilan sosial.

Selain itu, ia juga menyampaikan pandangannya mengenai beberapa program prioritas seperti MBG, Koperasi Desa Merah Putih, dan Sekolah Rakyat, yang dinilainya memiliki efek ganda bagi perekonomian nasional.

"Memang kalau diminta sempurna dari awal mungkin tidak mungkin, tapi perbaikannya berjalan pelan-pelan. Diskusinya hanya seputar itu saja," pungkasnya.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore