Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 November 2025, 11.49 WIB

Momen Presiden Prabowo Tinjau Kereta Khusus Petani dan Pedagang, Pastikan Setiap Barang Bawaan Gratis Tanpa Biaya Tambahan

Presiden Prabowo Subianto meresmikan kereta khusus untuk petani dan pedagang, mempermudah distribusi hasil pertanian dan menekan biaya logistik. (BPMI/Setpres) - Image

Presiden Prabowo Subianto meresmikan kereta khusus untuk petani dan pedagang, mempermudah distribusi hasil pertanian dan menekan biaya logistik. (BPMI/Setpres)

JawaPos.com – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung operasional kereta khusus untuk petani dan pedagang di Stasiun Manggarai Jakarta, Selasa (4/11). Moda transportasi rakyat ini menjadi terobosan baru pemerintah melalui kerja sama Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk memperkuat rantai pasok nasional dan menekan disparitas harga antarwilayah mempermudah distribusi hasil bumi sekaligus menekan biaya logistik dari desa ke kota. 

Dalam peninjauan tersebut, Prabowo menyempatkan melihat langsung fasilitas dan desain gerbong kereta yang difungsikan untuk membawa komoditas segar seperti sayur, buah, dan hasil tani lainnya. Menurutnya, layanan baru ini akan mengurangi beban biaya petani dan pedagang, sekaligus menjaga kualitas produk hingga sampai di pasar. 

Ia memastikan bahwa setiap petani dan pedagang yang menaiki kereta khusus hanya perlu membayar ongkos dirinya saja. Sementara barang bawaannya tidak akan dikenakan tarif sepeserpun alias gratis. 

“Iya saya cek. Jadi dia hanya bayar untuk dirinya. Barang dagangannya dia tidak perlu bayar. Kursinya nyamping. Untuk ongkosnya mungkin sudah ditetapkan,” ujar Presiden Prabowo usai peresmian Stasiun Tanah Abang Baru di hari yang sama. 

Prabowo mengungkapkan, fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membangun sistem logistik yang efisien dan berkeadilan, agar setiap lapisan masyarakat dapat menikmati akses transportasi publik yang aman, murah, dan tepat guna. 

Kereta khusus petani dan pedagang ini akan melayani lintasan menuju daerah Rangkasbitung, Serang, dan Merak, yang menjadi jalur vital penghubung antara sentra pertanian dan kawasan perdagangan utama. 

Pemerintah berharap, kehadiran layanan ini dapat menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kecil di berbagai daerah. 

"Lebih dari sekadar moda transportasi, langkah ini menjadi bukti nyata untuk memastikan bahwa pembangunan nasional selalu berpihak kepada rakyat, terutama mereka yang menjadi tulang punggung perekonomian bangsa," ungkapnya. 

Sebelumnya, KAI memastikan bahwa layanan ini akan tersedia pada 14 perjalanan Commuter Line Merak per hari, melayani masyarakat, khususnya para petani dan pedagang di wilayah Banten untuk menjajakan hasil tani dan dagangannya di Serang, Lebak, Pandeglang, dan sekitarnya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore