Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 November 2025, 18.29 WIB

Istana Tak Masalah Ada Penolakan Gelar Pahlawan Soeharto, Mensesneg Prasetyo Hadi: Bagian dari Aspirasi

Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan isi pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Kertanegara. (Antara) - Image

Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan isi pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Kertanegara. (Antara)

JawaPos.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi merespons adanya penolakan terhadap rencana pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto. Ia menyatakan, munculnya pro dan kontra merupakan bagian dari aspirasi publik dalam negara demokrasi.

"Bahwa ada pro kontra, ada yang mungkin setuju mungkin tidak, itu bagian dari aspirasi. Tetapi marilah sekali lagi kita mengajak semuanya untuk melihat yang positif, melihat yang baik," kata Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/11) malam.

Politikus Partai Gerindra itu menegaskan, pemberian gelar pahlawan nasional kepada setiap tokoh dilakukan secara profesional. Hal itu tentunya melalui ferivikasi Dewan Gelar.

"Mengenai gelar pahlawan itu tentunya melalui semua prosedur," ucapnya.

Prasetyo meminta semua pihak berpikir objektif dalam merespons setiap kebijakan pemerintah. Ia pun meminta masyarakat untuk bisa menghargai setiap pemimpin bangsa terdahulu.

"Apalagi kalau bicaranya adalah itu pemimpin-pemimpin kita terdahulu. Marilah kita arif dan bijaksana, belajar menjadi dewasa sebagai sebuah bangsa untuk kita menghormati dan menghargai jasa-jasa para pendahulu," pungkasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore