
Kasubdit Rehabilitasi Direktorat Perawatan dan Kesehatan Kementerian Imipas, Hetty Widiastuti. (Istimewa).
JawaPos.com - Keputusan Pemerintah Indonesia mendeportasi WNA asal Rusia bernama Artem Kotukhov menjadi polemik. Sebabnya tidak lain akrena Artem dinilai berjasa dalam pengungkapan kasus narkoba di Indonesia. Belum alam, Kementerian Imigarasi dan Pemasyarakatan (Imipas) bersama instansi terkait lain membahas deportasi tersebut.
Kasus Artem menjadi bahan diskusi bersama yang dihadiri secara langsung oleh Kasubdit Rehabilitasi Direktorat Perawatan dan Kesehatan Hetty Widiastuti sebagai perwakilan dari Kementerian Imipas. Dalam diskusi yang diselenggarakan oleh di Jakarta tersebut juga hadir Ketua Umum Lembaga Anti Narkotika Nasional (LANN) Ibrahim Saehaia dan perwakilan dari berbagai kementerian serta lembaga lain.
”Pemerintah akan mendalami kasusnya secara menyeluruh. Kita harus bersabar menunggu hasilnya, karena keputusan sepenuhnya ada di tangan pimpinan,” ungkap Hetty dalam keterangan resmi yang diterima pada Senin (10/11).
Dalam kesempatan yang sama, Hetty berkomitmen untuk melaporkan langsung kasus Artem kepada Menteri Imipas Agus Andrianto. Tujuannya agar keputusan itu tidak terus menjadi polemik dan ada solusi terbaik untuk semua pihak. Mengingat Artem sudah menikah dengan seorang perempuan asal Indonesia dan memiliki dokumen tinggal resmi.
Menembahkan keterangan Hetty, Erwin Kotalima sebagai perwakilan dari Divisi Advokasi LANN menyampaikan bahwa kasus yang terjadi pada Artem adalah tindakan inprosedural. Menurut dia, tidak ada bukti kesalahan dalam kasus yang menimpa Artem hingga harus dideportasi ke negara asalnya.
”Kami sangat heran dengan alasan deportasi yang terus berkelanjutan. Masa cekal yang seharusnya hanya 6 bulan kini sudah berlangsung jauh lebih lama,” terang dia.
Selama ini, Artem aktif di LAN Bali. Dia dideportasi setelah membantu aparat penegak hukum mengungkap jejaring pengedar narkoba besar di Pulau Dewata 2 tahun lalu. Karena itu, LAN mempertanyakan keputusan yang diambil hingga Artem dideportasi ke Rusia.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
