Logo JawaPos
Author avatar - Image
18 November 2025, 05.02 WIB

BGN Tutup Sementara SPPG yang Diduga Sebabkan Puluhan Siswa Keracunan di Bogor

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina melalui anak usahanya PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) mendukung pelaksanaann MBG di SPPG Gagaksipat, Boyolali, Jateng./(Istimewa) - Image

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina melalui anak usahanya PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) mendukung pelaksanaann MBG di SPPG Gagaksipat, Boyolali, Jateng./(Istimewa)

JawaPos.com - Badan Gizi Nasional (BGN) telah menutup sementara satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Bogor, Jawa Barat. Hal ini dikarenakan dapur umum program MBG di Bogor diduga menyebabkan puluhan siswa keracunan.

Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana. Dia menegaskan, bahwa BGN telah mengambil penindakan tegas terkait hal itu.

“Sudah. Stop sementara,” kata Dadan saat ditemui di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (17/11).

Dadan menjelaskan bahwa BGN sejatinya telah mendapat laporan mengenai SPPG tersebut sebelum adanya dugaan keracunan. Dia menekankan bahwa keluhan tersebut berasal dari pemberian menu yang kurang patut. 

“Seminggu lalu terus terang saya sudah dapat laporan kalau SIPG itu memberikan menu yang kurang patut. Cuma belum sempat kita turunkan tim, sudah kejadian. Pasti menyalahi SOP,” tukasnya.

Sebagai informasi, puluhan siswa penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu yang diproduksi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) La Isola.

Seperti dikutip dari Antara, puluhan pelajar dari SDN 2 dan 3 Batutulis, SD Lawanggintung, dan sekolah PUI di Kota Bogor mengalami gejala pusing, mual, dan muntah setelah menyantap menu MBG sekitar pukul 09.30 WIB. 

Bahkan, Puskesmas Balekambang dan Dinas Kesehatan Kota Bogor menyebut menu ayam memiliki aroma yang tidak sedap dan sebagian diduga belum matang.

Dari 36 siswa yang mendapatkan penanganan medis, sebagian besar mengeluhkan mual dan pusing. Tiga siswa lainnya masih menjalani perawatan lanjutan.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore