Logo JawaPos
Author avatar - Image
19 November 2025, 22.25 WIB

Momen Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Nostalgia Jadi Sopir Angkot di Fakfak Papua Barat

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyetir angkot putih di Fakfak, Papua Barat, di sela kunjungan kerja. (Instagram @melangkahdaritimur.id) - Image

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyetir angkot putih di Fakfak, Papua Barat, di sela kunjungan kerja. (Instagram @melangkahdaritimur.id)

JawaPos.com – Ada momen hangat sekaligus menghibur saat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melakukan kunjungan kerja ke Fakfak, Papua Barat.

Di sela agenda resmi, Bahlil menyempatkan diri bernostalgia dengan menjadi sopir angkot. Profesi itu rupanya pernah dijalani Bahlil semasa muda, sebelum berkarir di dunia politik hingga pemerintahan.

Mengutip akun Instagram Melangkah Dari Timur, Menteri asal Fakfak itu tampak semringah ketika duduk di balik kemudi sebuah angkot putih Suzuki Carry bernomor polisi PB 7241 F.

Namun ia mengaku bahwa mobil angkot yang dibawanya dulu lebih gede dari yang dijajalnya saat ini.

"Mobilnya begini enggak, pak?" tanya seseorang kepada Bahlil.

"Yang dulu agak lebih gede,” jawab Bahlil.

Tak hanya menyetir, Bahlil bahkan mengajak rekannya, Dino, yang merupakan supir taksi alias angkot, untuk ikut merasakan kembali pekerjaannya masa lalu.

“Dino, coba tes kau pu taksi. Coba kau seperti kenek dulu. Saya mau lihat setengah kopling setengah gas,” katanya sambil tertawa.

Aksi nostalgia itu berlangsung dari jalan raya hingga ke kawasan Terminal Tumburuni. Sepanjang perjalanan, Dino yang bergaya layaknya kenek berkali-kali mengucapkan “Kota kota kota kota," dengan gaya khas kenek yang mencari penumpang.

Usai bernostalgia, Bahlil pun tampak berpose di mobil angkot putih itu. Pada momen itu juga Bahlil mengakui bahwa angkot yang dibawanya dulu bukanlah miliknya.

Ia memastikan hanya menjadi supir tanpa memiliki angkotnya. Ketua Umum Partai Golkar ini pun mengaku bahwa dirinya di masa lalu masih minim materi, karena untuk makan saja masih susah. “Dulu enggak punya (angkot), boro-boro punya. Makan aja susah,” ucapnya.

Meski lama tak menyetir angkot, Bahlil rupanya masih luwes mengendalikan kendaraan. Ia pun bertanya kepada seseorang yang diduga sebagai seorang supir angkot di daerah Fakfak.

“Bagaimana feeling masih dapatkan? Masih oke kan, gas rem masih oke kan?” tanya Bahlil kepada seorang sopir angkot.

“Masih pak, luar biasa hebat,” balas sopir tersebut seraya tersenyum dan menjabat tangan Bahlil.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore