Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 November 2025, 17.31 WIB

Begini Proses Translokasi Badak Jantan 'Mustofa' oleh Satgas Ops Merah Putih TNI, Pakai Ranpur Marinir

Proses translokasi badak di Taman Nasional Ujung Kulon melibatkan para prajurit TNI. (Puspen TNI) - Image

Proses translokasi badak di Taman Nasional Ujung Kulon melibatkan para prajurit TNI. (Puspen TNI)

JawaPos.com - Translokasi Badak Jantan bernama Mustofa di Taman Nasional Ujung Kulon pada Minggu (23/11) berjalan dengan lancar.

Satwa dilindungi tersebut berhasil dipindahkan dari Gardu Buruk Taman Nasional Ujung Kulon ke Kandang Rawat Javan Rhino Study and Conservation menggunakan kendaraan tempur (ranpur) milik Korps Marinir TNI AL. 

Komandan Satgas Operasi Merah Putih Brigjen TNI Edi Saputra menyampaikan bahwa proses translokasi badak tersebut dilakukan bersama sejumlah pihak.

Di antaranya Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Kehutanan, Balai Taman Nasional Ujung Kulon, Yayasan Badak Indonesia (YABI), Taman Safari Indonesia, dan para ahli konservasi serta tim medis. 

”Badak  jantan yang diberi nama Mustofa tersebut kini telah berhasil dipindahkan,” ungkap Brigjen Edi dalam keterangan resmi pada Senin (24/11). 

Jenderal bintang satu TNI AD yang sehari-hari bertugas sebagai komandan Korem 064/Maulana Yusuf tersebut menyampaikan bahwa proses translokasi dilaksanakan dengan sangat cermat dan hati-hati.

Ranpur Korps Marinir yang dipakai dalam proses itu adalah KAPA K-61. Penggunaan ranpur tersebut sudah dipersiapkan sejak jauh hari. 

”Sejumlah uji simulasi dilaksanakan untuk memastikan kendaraan mampu mengangkut kandang berisi satwa lebih dari satu ton tersebut tanpa risiko berlebih,” imbuhnya. 

Tidak hanya memperkuat pengamanan kawasan dan pengawasan lapangan, dalam translokasi badak tersebut para prajurit TNI berperan dalam mobilisasi logistik, koordinasi taktis, serta penyediaan sarana transportasi laut untuk mendukung kelancaran proses translokasi.

Dia memastikan seluruh kegiatan dilaksanakan secara terstruktur dengan pengawasan melekat dari komandan satgas dan wakilnya.

”Keterlibatan TNI dalam operasi ini merupakan wujud komitmen institusi dalam mendukung upaya pelestarian satwa endemik Indonesia, sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem nasional,” jelasnya.

”Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan populasi Badak Jawa yang kini terancam punah dapat terus dipertahankan demi warisan alam Indonesia di masa mendatang,” harap dia.  

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore