Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 November 2025, 18.20 WIB

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Pemda Perkuat Edukasi Publik soal Banyaknya Disinformasi Kesehatan

Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid. (Humas Kementerian Komdigi) - Image

Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid. (Humas Kementerian Komdigi)

JawaPos.com - Maraknya disinformasi terkait kesehatan di ruang digital semakin menjadi perhatian karena konten menyesatkan tersebut seringkali dikemas dengan cara yang meyakinkan. Banyak pengguna internet yang akhirnya terjebak pada informasi yang tidak akurat, terutama ketika menyangkut isu-isu medis yang sensitif.

Fenomena ini tidak hanya membingungkan masyarakat, tetapi juga berpotensi mempengaruhi keputusan pribadi mengenai kesehatan. Tanpa kemampuan memverifikasi sumber, pengguna mudah terkecoh oleh klaim yang tidak berdasar namun tersebar cepat di berbagai platform digital.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid pun mendorong pemerintah daerah agar lebih aktif menghadapi maraknya disinformasi terkait kesehatan di ruang digital. Ia menekankan bahwa informasi keliru, khususnya yang berkaitan dengan isu kesehatan, berpotensi mengancam keselamatan publik.

“Kita melihat tantangan yang nyata, banyak yang menjadi target disinformasi, terutama di bidang kesehatan. Banyak sekali informasi yang tidak benar disampaikan oleh orang-orang tanpa background kesehatan,” kata Meutya di Jakarta Pusat, dikutip Senin (24/11).

Menurut Meutya, konten menyesatkan soal kesehatan sering kali diproduksi oleh kreator yang tidak memiliki kompetensi medis, namun dikemas secara menarik sehingga mudah dipercaya masyarakat. Ia menyatakan bahwa kedekatan pemerintah daerah dengan warga menjadi modal penting untuk memastikan penyebaran informasi yang benar.

“Peran pemerintah daerah menjadi semakin strategis, harus semakin dekat dengan masyarakat, meningkatkan kualitas layanan publik, memiliki sarana-sarana informasi yang tepat, serta menyampaikan informasi dengan benar dan konsisten,” tegasnya.

Untuk memperluas distribusi informasi resmi, Meutya juga mengajak pemerintah daerah memperkuat kerja sama dengan Lembaga Penyiaran Publik yang memiliki jaringan luas hingga ke daerah-daerah terpencil.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore