Logo JawaPos
Author avatar - Image
28 November 2025, 02.20 WIB

Rincian Titik-Titik Lokasi Terdampak Bencana Pasca Siklon Tropis Senyar yang Sapu Aceh-Sebagian Sumatera

Jembatan Gunung Nago putus akibat banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Pauh, Kota Padang, Kamis (27/11). (BNPB)

JawaPos.com - Banjir, longsor, dan angin kencang yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), hingga Sumatera Barat (Sumbar) tersebar di beberapa titik. Meski pemerintah belum bisa mengungkap data korban akibat bencana tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sudah mendata beberapa titik lokasi yang terdampak Siklon Tropis Senyar tersebut. 

Wakil Menteri PU Diana Kusumawati menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah berusaha mendorong alat-alat berat ke beberapa titik di 3 provinsi tersebut. Tujuannya untuk melakukan penanganan darurat karena beberapa infrastruktur seperti jalan dan jembatan rusak. Akibat kerusakan itu beberapa lokasi terdampak bencana sulit diakses dan korban terisolasi. 

Berdasar data, Diana menyampaikan bahwa sejauh ini ada 12 titik di Aceh yang menjadi concern instansinya. Kemudian sebanyak 15 titik di Sumbar dan 21 titik di Sumut. Pihaknya berusaha menjangkau puluhan titik tersebut untuk memastikan langkah penanggulangan dapat dilakukan segera. Sehingga akses-akses jalan yang terputus bisa kembali terbuka. 

”Mudah-mudahan alat berat kami yang saat ini sudah siap segera bisa sampai ke lokasi. 21 yang ada di Sumatera Utara, kemudian 12 yang ada di Aceh, dan 15 yang ada di Sumatera Barat. Mudah-mudahan segera bergerak untuk membersihkan longsoran-longsoran yang ada di sana,” ujarnya. 

Diana mengakui bahwa dampak bencana yang terjadi karena cuaca ekstrem tersebut memang sangat besar. Meski Siklon Tropis Senyar sudah mulai hilang, dia menyatakan, hujan masih terus turun. Untuk itu, harus dilakukan upaya-upaya ekstra agar tim yang digerakkan untuk membuka dan memperbaiki akses jalan rusak bisa segera bekerja. 

”Saat ini kami mengidentifikasi ada 4 jembatan yang terputus yang ada di Aceh. Kemudian juga ada di Sibolga dan Tapanuli Tengah yang sampai dengan saat ini ada 20 titik longsor yang kami sendiri juga belum bisa mengidentifikasi karena kami belum bisa masuk sampai ke Sibolga,” jelasnya. 

Khusus di Sumbar, Diana menyampaikan bahwa banjir menyebabkan persoalan pada suplai air bersih di PDAM setempat. Dia menyatakan bahwa untuk sementara PDAM tidak bisa berfungsi. Identifikasi sedang dilakukan agar persoalan tersebut segera bisa diselesaikan. Kerja-kerja penanggulangan bencana di 3 daerah itu dipastikan tidak akan berhenti dilakukan. 

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore