Logo JawaPos
Author avatar - Image
02 Desember 2025, 04.58 WIB

Dampaknya Sangat Parah, Anggota DPD RI Minta Prabowo Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Sumatera Barat

Banjir melanda wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh. (Dok Kemenhub) - Image

Banjir melanda wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh. (Dok Kemenhub)

JawaPos.com — Anggota DPD RI asal Sumatera Barat, Buya Muslim Muhammad Yatim meminta Presiden Prabowo Subianto segera menetapkan Status Bencana Nasional setelah banji besar melanda wilayah Sumatera. Menurutnya, tingkat kerusakan akibat bencana sudah sangat parah, hingga tidak bisa ditanggulangi pemerintah daerah.
 
Buya menilai, pemerintah harus bergerak cepat menanggulangi kondisi ini. Pemerintah pusat perlu mengambilalih koordinasi agar penanganan lebih maksimal.
 
“Negara tidak boleh terlambat hadir. Semakin cepat status Bencana Nasional ditetapkan, semakin cepat pula personel, logistik, dan pendanaan nasional bisa digerakkan. Saudara-saudara kita di Sumbar tidak boleh dibiarkan menghadapi derita ini sendirian,” ujar Buya, Senin (1/12).
 
Adanya penetapan bencana nasional bia mendorong mobilisasi TNI–Polri, BNPB, dan kementerian terkait lebih cepat. Lalu akses pendanaan darurat nasional agar rekonstruksi dapat dipercepat.
 
 
Koordinasi terpadu antar lembaga sehingga kerja tidak saling tumpang tindih. Selanjutnya distribusi merata bantuan hingga wilayah terpencil yang sulit dijangkau.
 
Selain itu, bantuan untuk pengungsi dianggap perlu disegerakan. Sehingga, kebutuhan pokok para pengungsi terpenuhi.
 
Dalam kesempatan yang sama, Buya Muslim menyampaikan doa yang mendalam dan menyentuh bagi seluruh korban bencana di Sumatera Barat. Dia berharap bencana segera berlalu.
 
“Saya memohon kepada Allah Yang Maha Pengasih agar menjaga setiap keluarga yang kini kehilangan rumah, kehilangan kerabat, atau kehilangan harapan. Semoga Allah melapangkan hati mereka, menguatkan langkah mereka, dan menggantikan setiap kehilangan dengan kebaikan yang lebih besar. Kita semua satu keluarga besar. Luka mereka adalah luka kita," kata Buya.
 
Lebih lanjut, Buya mengingatkan kepada seluruh pihak agar bersatu menghadapi bencana yang terjadi. Sehingga, penanggulangan bisa berjalan maksimal.
 
“Ini bukan saatnya saling tunggu dan saling menyalahkan. Ini saatnya saling topang. Saat seluruh elemen bangsa bergerak bersama, Sumatera Barat tidak hanya akan pulih, tapi akan bangkit lebih kuat dari sebelumnya,” pungkasnya.
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore