
Alat berat dikerahkan untuk membuka akses dari Sumatera Utara menuju Aceh Tamiang, Selasa (2/12). hingga Selasa, jumlah korban meninggal akibat bencana di Sumatera mencapai 774 jiwa. (BNPB)
JawaPos.com – Kabar adanya penemuan mayat hingga satu truk di Aceh Tamiang viral di media sosial. Terkait adanya hal itu, Sekda Pemerintah Provinsi Aceh, M. Nasir mengatakan, jika temuan mayat hingga satu truk di Aceh Tamiang belum terverifikasi. Oleh karena itu,
dia meminta masyarakat serta media untuk tidak menyebarkan informasi yang tidak jelas sumbernya.
Nasir, menekankan pentingnya merujuk pada data resmi, agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah penanganan bencana yang masih berlangsung.
Dikutip dari Rakyat Aceh (Jawa Pos Group), Nasir menyatakan bahwa hingga Rabu (3/12), pemerintah tidak menerima laporan terkait temuan jenazah dalam jumlah besar seperti yang ramai beredar di media sosial. Ia pun mengingatkan bahwa informasi semacam itu dapat memperburuk kondisi psikologis warga yang sudah terdampak bencana.
“Itu berita yang belum teridentifikasi. Kita harus menenangkan masyarakat,” ujar Nasir kepada Harian Rakyat Aceh.
Ia menjelaskan, laporan yang diterima pemerintah dari Wakil Menteri Sosial yang sedang berada di Aceh Tamiang menunjukkan bahwa situasi di wilayah kota relatif terkendali. Namun, proses evakuasi korban di sejumlah titik masih berlangsung, sehingga pembaruan data terus dilakukan.
“Memang ada beberapa temuan mayat, dan itu sudah dievakuasi. Jumlah pastinya belum bisa kita sampaikan karena kita terus mengupdate di sini. Data kita untuk seluruh Aceh saat ini ada 305 korban meninggal dunia, jadi kalau dikabarkan jumlahnya besar sekali tentu tidak mungkin, karena semua itu terhitung dan terukur,” jelasnya.
Terkait penanganan logistik di Aceh Tamiang, Nasir menyebut situasinya kini lebih baik setelah bantuan dari Kementerian Sosial berhasil masuk melalui jalur darat dari Sumatera Utara. Menurutnya, wilayah tersebut sempat berada dalam kondisi “SOS”, sehingga perlu segera dikirim bantuan logistik.
"Alhamdulillah sudah tembus dan sudah masuk, sudah relatif aman untuk kondisi logistiknya," jelasnya.
Pemerintah Aceh juga menyiapkan pengiriman tambahan melalui kapal dari Aceh Utara untuk memperkuat pasokan kebutuhan dasar di wilayah tersebut.
“Jadi kita boom logistik supaya masyarakat di sana lebih terjamin menghadapi masa pemulihan ke depan,” kata Nasir.
Ia juga menambahkan, masih terdapat beberapa wilayah yang membutuhkan dukungan tambahan, terutama di Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, serta dua hingga tiga kecamatan di Aceh Utara. Meskipun beberapa di antaranya sudah dapat dijangkau, distribusi logistik masih perlu dipastikan merata.
"Tapi secara umum, mereka sudah tertangani secara distribusi logistiknya. Mungkin perlu kita cek lagi yang belum-belum dapat. Ini kita koordinasi terus nanti dengan posko pemerintah kabupaten/kota nya, untuk mereka mendata kembali, supaya distribusi logistik yang kita kirim dapat segera didistribusikan ke wilayah tersebut," kata Nasir.
Berdasarkan data sementara Posko Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh per pukul 19.37 WIB, tercatat 305 orang meninggal dunia, 191 orang hilang, serta 1.435 korban luka ringan dan 403 luka berat. Bencana ini telah berdampak pada 18 kabupaten/kota, mencakup 229 kecamatan dan 3.310 gampong, dengan total 326.800 kepala keluarga atau 1.599.740 jiwa terdampak. Sebanyak 688.775 jiwa masih mengungsi di 898 titik pengungsian.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
