Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 Desember 2025, 02.31 WIB

Jangkau Lebih dari 4.000 Warga Lewat Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Sepanjang 2025

Pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis yang diikuti masyarakat dengan antusias pada November 2025 (Dok. Halodoc)

JawaPos.com - Upaya Halodoc dalam mendorong layanan kesehatan yang lebih mudah dan merata semakin terlihat sepanjang 2025. Melalui rangkaian kegiatan Cek Kesehatan Gratis yang digelar di sejumlah wilayah, lebih dari 4.000 warga telah mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan dasar secara langsung di lingkungan mereka. Angka tersebut mencerminkan semakin besarnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan preventif yang dapat diikuti tanpa biaya.

Program ini digelar sebagai bentuk dukungan Halodoc terhadap Transformasi Layanan Primer yang tengah dicanangkan Kementerian Kesehatan RI. Fokusnya bukan hanya memberi layanan pemeriksaan, tetapi juga memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini dan kebiasaan hidup sehat. Pemeriksaan yang dilakukan antara lain gula darah, tekanan darah, indeks massa tubuh (IMT), serta konsultasi dengan profesional medis.

Selain itu, peserta juga menerima obat, vitamin, dan dukungan lain berkat kolaborasi lebih dari 30 mitra, termasuk fasilitas kesehatan daerah serta perusahaan seperti PT Otto Pharmaceutical Industries dan PT Pertiwi Agung (Landson).

Tingginya minat warga sejalan dengan pengamatan Halodoc mengenai kebutuhan layanan preventif. Hal ini disampaikan oleh Adeline Fiane Hindarto, VP Government Relations and Corporate Affairs Halodoc.

“Kesehatan adalah hak mendasar setiap individu, dan melalui dukungan untuk percepatan program Cek Kesehatan Gratis ini, kami berupaya memberikan solusi nyata untuk menjawab tantangan akses menuju layanan kesehatan yang bersifat preventif untuk masyarakat. Angka partisipasi yang tinggi ini (4.000 peserta), bukan sekadar statistik belaka, melainkan cerminan dari kebutuhan di lapangan dan keseriusan kami dalam mendukung visi kesehatan nasional,” ujarnya.

Dari berbagai titik pelaksanaan, tim medis Halodoc menemukan beragam kondisi berisiko, mulai dari hipertensi, kolesterol tinggi, asam urat, diabetes, hingga rematik.

Banyak dari temuan ini berpotensi berkembang menjadi penyakit serius apabila tidak diketahui sejak awal. Hasil tersebut memperkuat pentingnya kegiatan preventif dalam menjaga kesehatan masyarakat, terutama bagi kelompok usia produktif dan lansia.

Menurut Chief of Medical Halodoc, dr. Irwan Heriyanto, MARS, kegiatan ini memberikan kesempatan besar bagi peserta untuk mengetahui kondisi kesehatannya sebelum muncul gejala yang lebih berat. 

“Data menunjukkan bahwa banyak risiko kesehatan berhasil kami deteksi secara dini, hal ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk segera mengambil langkah medis yang tepat dan mencegah kondisi yang lebih serius di masa depan. Beberapa risiko, termasuk tingginya potensi penyakit tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, asam urat, diabetes, dan rematik yang kami temukan di lapangan, dapat berakibat fatal jika tidak ditangani sejak awal,” jelasnya.

Tidak sedikit warga yang merasa terbantu karena lokasi pemeriksaan berada dekat pemukiman. Hal ini memudahkan keluarga, termasuk anak-anak untuk mendapatkan pemeriksaan tanpa harus bepergian jauh, terutama bagi mereka yang selama ini jarang melakukan cek kesehatan.

Melihat antusiasme dan hasil yang muncul di lapangan, Halodoc berencana mempertahankan kegiatan ini sebagai program berkelanjutan. Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan dan meningkatkan kolaborasi lintas pihak agar layanan pencegahan dan deteksi dini semakin mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore